logo
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean feugiat dictum lacus, ut hendrerit mi pulvinar vel. Fusce id nibh

Mobile Marketing

Pay Per Click (PPC) Management

Conversion Rate Optimization

Email Marketing

Online Presence Analysis

Fell Free To contact Us
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean feugiat dictum lacus

1-677-124-44227

info@your business.com

184 Main Collins Street West Victoria 8007

pendaftaranusmstan@gmail.com

Top

Yuk Membudayakan Anti Korupsi

Yuk Membudayakan Anti Korupsi

Adik-adik pasti sudah tidak asing mendengar kata korupsi, seperti dalam banyak definisi yang intinya korupsi itu merupakan penyalahgunaan uang negara untuk keuntungan pribadi atau orang lain. Tapi jangan salah, korupsi disini tidak sempit hanya dalam cakupan uang tapi juga dalam berbagai cakupan misalnya waktu. Misalnya saja penggunaan waktu dinas atau bekerja untuk urusan pribadi.

Kerugian yang ditanggung Negara? Tentu tidak tanggung-tanggung. Dilansir dari kajian Laboratrium Ilmu Ekonomi UGM, nilai kerugian akibat tindak pidana korupsi di Indonesia selama tahun 2001-2015 mencapai Rp 203,9 triliun, sedangkan jumlah yang terkumpul atas denda dan sita asset hanya mencapai Rp 21,26 triliun. Nah, adik-adik pasti bisa menyimpulkan siapa yang menanggung sisa selisih kerugian negara tersebut.

Melihat dampak yang ditimbulkan cukup besar, tindakan pemberantasan seolah tidak cukup untuk mengobati penyakit yang bernama korupsi ini. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk menunjang pemberantasan tersebut yaitu upaya pencegahan. Upaya pencegahan yang dilakukan bisa dalam berbagai bentuk seperti edukasi dan pembudayaan anti korupsi sejak dini.

Tahukah adik-adik jika budaya anti korupsi sudah ditanamkan dalam bentuk pembudayaan nilai integritas di kampus PKN STAN? Salah satu penanaman nilai integritas tampak saat adanya ujian, baik itu UTS dan UAS. Mencontek merupakan hal yang mutlak tidak diperbolehkan, dan drop out adalah sanksi yang diberikan jika ada mahasiswa yang mencontek.

Terus apa hubungannya sama korupsi kak?

Bayangkan, jika belum menjadi pegawai saja sudah berani tidak jujur, lalu bagaimana jika nanti sudah jadi pegawai dan memiliki jabatan penting? Harus berapa triliun lagi kerugian Negara yang ditanggung oleh rakyat?

Selain itu, hal tersebut tentu akan tertanam pada pemikiran dan hati tiap-tiap mahasiswa PKN STAN, bahwa jika ingin memperoleh hasil yang baik maka jalan yang dilalui juga harus baik begitu pula prosesnya. Dampaknya? Bisa adik-adik baca dibuku karangan alumni STAN “Sampai Kapan pun Kami Pilih Berintegritas”.

Dalam dunia kerja tindak korupsi bisa muncul dalam berbagai bentuk, bahkan dapat mengatasnamakan persahabatan. Tetapi, dengan penanaman nilai integritas sejak dini, bahkan korupsi yang bersembunyi dibalik kata persahabatan pun dapat dihindari.

Jika nama kampus kita sempat tercoreng karena satu dua oknum yang tidak bertanggung jawab, yang adik-adik harus tau juga bahwa ada banyak pihak bagian dari PKN STAN yang masih menjunjung tinggi nilai integritas. Berpegang teguh pada nilai-nilai kejujuran dan kebenaran walau karir taruhannya.

Jadi untuk adik-adik yang akan menjadi mahasiswa PKN STAN, yuk ikut membiasakan diri dengan nilai integritas mulai sekarang, dan mendukung Indonesia berbudaya anti korupsi!

Share
No Comments

Post a Comment