logo
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean feugiat dictum lacus, ut hendrerit mi pulvinar vel. Fusce id nibh

Mobile Marketing

Pay Per Click (PPC) Management

Conversion Rate Optimization

Email Marketing

Online Presence Analysis

Fell Free To contact Us
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean feugiat dictum lacus

1-677-124-44227

info@your business.com

184 Main Collins Street West Victoria 8007

pendaftaranusmstan@gmail.com

Top

Tupoksi 7 Direktorat Jenderal di Bawah Kementerian Keuangan

Tupoksi 7 Direktorat Jenderal di Bawah Kementerian Keuangan

Terdapat setidaknya tujuh direktorat jenderal yang membantu Kementerian Keuangan dalam mengelola keuangan, aset, anggaran, dan berbagai hal lainnya.

Berikut ini tupoksi dari berbagai dirjen tersebut. Buat kamu yang menyasar menjadi CPNS di lingkungan Kementerian Keuangan, ataupun menyasar PKN STAN, kamu juga perlu tahu nih. Apa aja sih dirjen tersebut dan tupoksinya? Yuk simak info berikut…

  1. Direktorat Jenderal Anggaran (DJA)

Dirjen satu ini bertugas merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang penganggaran. Dirjen ini juga mempunyai peran penting dalam menyusun anggaran pendapatan dan belanja negara.

 

  1. Direktorat Jenderal Pajak (DJP)

Mempunyai tugas kebijakan dan standarisasi teknis di bidang perpajakan.

Tupoksi dari dirjen ini antara lain:

  • Perumusan kebijakan di bidang perpajakan
  • Pelaksanaan kebijakan bidang perpajakan
  • Penyusun norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang perpajakan
  • Pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bagian perpajakan
  • Pelaksanaan administrasi

 

  1. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)

Kamu masih bingung, bea dan cukai itu apa?

Kepabeanan dapat diartikan sebagai kegiatan yang berhubungan dengan memungut bea masuk serta pajak saat impor ataupun ekspor. Bea impor bertujuan untuk melindugi produk-produk dalam negeri dari serangan produk luar.

Sementara cukai adalah pungutan negara pada konsumen yang menggunakan objek cukai, seperti hasil olahan tembakau, alkohol, dan etil alkohol.

Tugas dan fungsi dari DJBC sebagai berikut:

– Mengawasi kegiatan ekspor dan impor

– Mengawasi peredaran minuman yang mengandung alkohol / etil alkohol, serta peredaran barang hasil olahan tembakau

– Menjadi fasilitator perdagangan

 

  1. Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB)

Ini dia tupoksi dari DJPB:

  • Menyiapkan perumusan kebijakan di bidang perbendaharaan
  • Melaksanakan kebijakan di bidang perbendaharaan negara sesuai dengan perpu yang berlaku
  • Merumuskan standar, norma, pedoman, kriteria, dan prosedur di bidang perbendaharaan negara
  • Mengembangkan sistem informasi perbendahaarn negara, pelaksanaan administrasi dirjen.
  • Verifikasi dan akuntansi anggaran pembiayan dan perhitungan.
  • Dll

 

  1. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)

Direktorat ini mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang kekayaan negara, piutang negara dan lelang. Selain itu instansi ini mempunyai visi untuk menjadi pengelola kekayaan negara yang profesional dan akuntabel, dan dipergunakan untuk kemamkmuran rakyat.

Selain itu terdapat beberapa fungsi dari DJKN nih guys:

– Menyiapkan perumusan kebijakan Departemen Keuangan di bidang kekayaan negara, piutang negara, dan lelang.

– Menyusun standarisasi, norma, pedoman, kriteria, dan prosedur di bidang kekayaan negara, piutang negara, dan lelang.

– Melaksanakan kebijakan di bidang kekayaan negara, piutang negara, dan lelang

-Memberikan bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kekayaan negara, piutang negara, dan lelang.

– Melaksanakan administrasi direktorat jenderal.

 

  1. Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK)

Merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang perimbangan keuangan.

Tupoksinya antara lain:

  • Melaksanakan kebijakan di bidang perimbangan keuangan
  • Perumusan kebijakan di bidang permbangan keuangan
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
  • Pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang perimbangan keuangan
  • Penyusunan norma, standar, prosdur, dan kriteria di bagian perimbangan keuangan

 

  1. Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR)

Mempuyai tugas merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pengelolaan pembiayaan dan risiko.

Fungsi lain yang dijalankan dirjen ini:

  • Pelaksanaan kebijakan di bidang pengelolaan pembiayaan dan risiko
  • Perumusan kebijakan di bidang pengelolaan pembiayaan dan risiko
  • Melaksanakan administrasi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko
  • Pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pengelolaan pembiayaan risiko
  • Menyusun norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang pengelolaan pembiayaan dan risiko

 

 

Nah, itu dia 7 dirjen di lingkungan Kementerian Keuangan dan tupoksinya guys.. Kamu menyasar dirjen yang mana nih?

 

(diolah dari berbagai sumber)

Share
No Comments

Post a Comment