logo
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean feugiat dictum lacus, ut hendrerit mi pulvinar vel. Fusce id nibh

Mobile Marketing

Pay Per Click (PPC) Management

Conversion Rate Optimization

Email Marketing

Online Presence Analysis

Fell Free To contact Us
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean feugiat dictum lacus

1-677-124-44227

info@your business.com

184 Main Collins Street West Victoria 8007

pendaftaranusmstan@gmail.com

Top

Author: InfoStan

 

Sebentar lagi akan masuk Bulan April. Pendaftaran USM STAN sebentar lagi dibuka nih.. Meski pengumuman resmi mengenai persyaratan mendaftar STAN belum keluar, tapi kamu bisa mendapat bayangannya dari persyaratan di tahun-tahun lalu nih..

Pastikan kamu memenuhi kualifikasi ya..

 

  1. Lulusan SMA/sederajat tahun 2018 atau 2017 (atau tahun sebelumnya)

Lulusan SMA/sederajat diterima untuk menjadi pendaftar di STAN. Kamu bersekolah di SMK? Bisa daftar kok. Kamu lulusan pesantren? Juga bisa daftar kok.

Untuk yang sudah lulus SMA di tahun-tahun sebelumnya, kamu juga masih bisa daftar kok.

 

  1. Usia tidak lebih dari 20 tahun per 1 September 2018

Tahun berapapun kamu lulus SMA/sederajat, kamu bisa lulus kok. Tapi pastikan usia kamu nggak lebih dari 20 tahun per 1 September 2018 ini. Data yang akan dicek nantinya ialah yang tercantum di ijaahmu.

 

  1. Nilai minimal 07.00

Jika kamu calon lulusan SMA/sederajat di tahun 2018, pastikan nilai rata-rata rapor kamu dari semester 1-5 minimal 70.00 ya. Jadi dari awal sekolah, kamu udah mesti menyiapkan nilaimu juga nih. Nah, jika kamu lulusan 2017 ke atas, patokannya bukan lagi dari nilai rapor. Melainkan dari nilai rata-rata UN + UAS yang dihasilkan, minimal 70.00 agar kamu lolos administrasi.

 

  1. Berbadan sehat & bebas NAPZA

Pastikan badanmu sehat.. Penting banget. Jangan sampai kamu udah belajar, namun malah sakit ketika ujian. Maka kamu juga harus jaga kesehatan nih. Istirahat cukup, asupan yang bergiai, dan pola hidup sehat dibutuhkan. Yang terpenting, kamu juga harus bebas dari Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA). Jauhi barang-barang terlarang yang malah merugikanmu. Kalau yang ini memang harus diwanti-wanti ya. Tanpa ikut USM STAN pun, kamu juga jangan dekat-dekat sama barang ini ya..

 

  1. Belum menikah & bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan

Ada kampus yang memperbolehkan mahasiswanya untuk menikah saat menjalani pendidikan. Tapi, jika masuk STAN, kamu mesti bersabar dulu ya. Salah satu tujuannya agar mahasiswa bisa fokus dalam menjalankan pendidikan.

 

  1. Menyetor biaya pendaftaran USM PKN STAN

Biaya pendaftaran tiap tahun bisa saja berbeda. Sebagai perbandingan, pada tahun 2017, uang pendaftaran USM STAN sekitar 250.000. Di tahun ini, bisa jadi uang pendaftarannya tetap, atau malah naik.

 

  1. Sedang tidak menjadi mahasiswa STAN & tidak pernah dikeluarkan dari STAN

Nah, yang sudah tercatat menjadi mahasiswa STAN nggak diperbolehkan untuk ikut mengulang USM lagi. Yang pernah tercatat menjadi mahasiswa STAN, namun kemudian keluar pun juga disarankan untuk tidak mengikuti lagi USM STAN.

 

Nah, khusus untuk pendaftar Bea Cukai nih. Dari fisik ada beberapa persyaratan:

D-I Bea Cukai:

Pendaftar laki-laki : tinggi minimal 165 cm

Pendaftar perempuan : tinggi minimal 155 cm.

D-III Bea Cukai:  hanya laki-laki yang diperbolehkan mendaftar. Tinggi minimal 165 cm. Tidak buta warna, tidak difabel. Penggunaan kacamata maksimal 2 dioptri.

 

Nah, udah tahu kan persyaratan yang mesti dipenuhi agar kamu bisa lolos seleksi berkas. Jika kamu berminat di Bea Cukai, namun kamu ngak memenuhi kualifikasi, jangan khawatir. Masih ada beberapa jurusan lainnya yang bisa kamu pilih kok..

 

Kamu siswa SMA/sederajat? Mau lanjut kuliah?

Nah, sebelumnya, kamu mesti tahu dulu, apa aja sih jenis-jenis perguruan tinggi yang bisa jadi pilihan kamu untuk melanjutkan pendidikan. Dengan mencari tahu info tersebut, kamu bisa dapat bayangan bagaimana perbedaan di masing-masing jenis perguruan tinggi tersebut. Agar bisa sesuai dengan passion kamu dan sejalan dengan cita-cita can keinginan yang mau kamu capai.

Nah, cek info berikut ini, perbedaan antara PTN vs PTS vs PTK:

  1. Biaya kuliah

PTN:

Biaya kuliah di PTN kini ditentukan oleh tingkat Uang Kuliah Tertulis (UKT) yang diperoleh masing-masing mahasiswa. Dengan sistem UKT, mahasiswa akan membayar biaya pendidikan sesuai dengan tingkat ekonomi orang tua. Ada yang dapat UKT tingkat paling rendah, yang hanya membayar Rp500.000 atau Rp0. Ada yang mendapat UKT dengan level paling tinggi, dengan biaya pendidikan yang mencapai hingga puluhan juta. Sementara itu jika dibandingkan, PTN tentu saja mendapat bantuan dari pemerintah untuk operasionalnya.

 

PTS:

Nah, untuk PTS, ada beberapa yang biayanya lebih murah dibanding PTN. Namun umumnya, biaya kuliah PTS lebih mahal. Hal ini disebabkan kepemilikan swasta sehingga untuk operasional kampus memang dibebankan pada uang kuliah yang dibayar mahasiswa.

 

PTK:

Nah, dari segi jumlah, PTK memang jauh lebih sedikit dibanding PTN dan PTS. Namun PTK langsung dikelola oleh kementerian yang menanunginya. Misalnya nih, STAN yang dinaungi oleh Kemenerian Keuangan, atau IPDN yang dinaungi Kementerian Dalam Negeri. Biaya pendidikan di PTK, hampir semuanya gratis, alias tanpa biaya pendidikan.

 

  1. Beasiswa

PTN:

Di PTN memang lebih banyak beasiswa buat mahasiswanya nih, biasanya penerimaannya per semester ataupun per tahun. Namun untuk mendapat beasiswa tersebut, tentu saja mesti melalui proses seleksi.

 

PTS:

Ada beasiswa di PTS, namun biasanya relatif sedikit.

 

PTK:

PTK memang sudah gratis nih biaya kuliahnya, seperti yang disebut di atas. Nah, biasanya PTK memberikan beasiswa, jika kamu sudah lulus pendidikan di PTK, kamu masih bisa melanjutkan lagi pendidikan selanjutnya dengan beasiswa lho, bahkan hingga keluar negeri.

 

  1. Kecepatan bekerja setelah lulus

PTN:

Lulusan PTN biasanya melalui masa-masa menganggur dulu sebelum mendapat pekerjaan pertamanya. Umumnya ‘masa tunggu’ tersebut sekitar 3 bulan.

 

PTS:

Sama dengan PTN, lulusan PTS memang melalui masa tunggu terlebih dahulu untuk mendapatkan pekerjaan.

 

PTK:

Sesuai dengan namanya, kedinasan. Lulusan PTK ada ikatan dinas, sehingga ketika wisuda lulus, langsung mendapat pekerjaan.

 

  1. Fasilitas

PTN:

Fasilitas umumnya sudah terjamin karena ada standar dari pemerintah.

 

PTS:

Tergantung, kemampuan PTS berbeda-beda. Ada yang lengkap dan bagus, namun ada yang masih kurang.

 

PTK:

Fasilitasnya sudah terjamin, sama dengan PTN. Ada standar dari pemerintah dan kementerian yang berwenang.

 

  1. Staf pengajar

PTN:

Staf pengajar berkualitas.

 

PTS:

Ini kembali lagi ke masing-masing PTS, ada yang staf pengajarnya berkualitas, namun ada juga yang kurang.

 

PTK:

Pengajarnya berkualitas. Bahkan memamng terdiri dari kalanagan akademis, dan profesional sesuai dengan fokus dari PTK tersebut. Misalnya, STAN, banyak dosennya yang berasal dari pegawai lingkungan Kementerian Keuangan.

 

  1. Ujian saringan masuk

PTN:

Ketat. Karena yang masuk PTN banyak.

 

PTS:

Masuk PTS lebih mudah dibanding PTN dan PTK.

 

PTK:

Sangat ketat, terdiri dari beberapa tahap. Hal ini dikarenakan peminat yang begitu banyak dan memang yang dicari benar-benar yang memenuhi kualifikasi. Kenapa peminatnya begitu banyak? Karena keunggulan dari PTK yang juga bagus banget.

 

 

Nah,  itu dia perbandingan PTN, PTS, dan PTK. Dengan info di atas, diharapkan kamu bisa memilih perguruan tinggi yang sesuai dengan kamu, dan juga yang paling memberikan kamu peluang yang bagus di masa depan nih.

Seperti kata pepatah, Tuntulah Ilmu Sampai Ke negeri China… Kejar terus cita-citamu ya…

PKN STAN merupakan kampus favorit di Indonesia. Pada 2017 lalu saja, ada 133.000 lebih pendaftar ke kampus ini. Sementara kuota bangku yang tersedia untuk mahasiswa baru hanya 6000-an saja.

Siapa saja alumni dari kampus keren ini? Simak info berikut ini…

  1. Sudirman Said

Beliau tercatat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia pada Kabinet Kerja era Presiden Jokowi. Terhitung sejak tanggal 27 Oktober ia mulai mengemban jabatan tersebut., hingga 27 Juli 2016. Ia juga semat aktif dalam ikatan alumni STAN. Serta terpilih menjadi Ketua Umum Ikanas Keuangan STAN 2013-2016.

Sudirman Said menjadi alumni STAN pada tahun 1990 dan berkesempatan melanjutkan pendidikan di bidang Administrasi Bisnis pada George Washington University.

  1. Ito Warsito

Beliau tamatan STAN tahun 1989. Sama serti Sudirman Said, Ito Warsito juga berkeseman untk melanjutkan studi MBA-nya di Harvard Business School. Hingga kini beliau pun fokus pada bidang keuangan.

 

  1. Alexander Marwata

Beliau menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk masa jabatan 2015-2019. Sama dengan Sudirman Said, Alexander Marwata juga menjadi orang yang mencoba untuk memeragi korupsi. Hal ini diperlihatkan degan jabatannya sebagai hakim Ad Hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

  1. Haryono Umar

Setelah menyelesaikan pendidikan di STAN, Haryono Umar kemudian mendapatkan gelar master of science pada bidang Akuntansi di University of Houston, Tedas, Amerika Serikat.

Beliau juga telah doktoral di Bidang Ekonomi Akuntansi dari Universitas Padjajajran.

Beliau aktif di Badan Pengawaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) lama 23 tahun. Serta juga ktif menjabat sebagai Ketua Ikatan Akuntan Indonesia.

 

Nama-nama di atas hanya sebagian kecil alumni STAN. Banyak alumni lain yang sudah berkontribusi untuk negara ini. Kamukah daftar nama selanjutnya?

 

(diolah dari berbagai sumber)

Terdapat setidaknya tujuh direktorat jenderal yang membantu Kementerian Keuangan dalam mengelola keuangan, aset, anggaran, dan berbagai hal lainnya.

Berikut ini tupoksi dari berbagai dirjen tersebut. Buat kamu yang menyasar menjadi CPNS di lingkungan Kementerian Keuangan, ataupun menyasar PKN STAN, kamu juga perlu tahu nih. Apa aja sih dirjen tersebut dan tupoksinya? Yuk simak info berikut…

  1. Direktorat Jenderal Anggaran (DJA)

Dirjen satu ini bertugas merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang penganggaran. Dirjen ini juga mempunyai peran penting dalam menyusun anggaran pendapatan dan belanja negara.

 

  1. Direktorat Jenderal Pajak (DJP)

Mempunyai tugas kebijakan dan standarisasi teknis di bidang perpajakan.

Tupoksi dari dirjen ini antara lain:

  • Perumusan kebijakan di bidang perpajakan
  • Pelaksanaan kebijakan bidang perpajakan
  • Penyusun norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang perpajakan
  • Pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bagian perpajakan
  • Pelaksanaan administrasi

 

  1. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)

Kamu masih bingung, bea dan cukai itu apa?

Kepabeanan dapat diartikan sebagai kegiatan yang berhubungan dengan memungut bea masuk serta pajak saat impor ataupun ekspor. Bea impor bertujuan untuk melindugi produk-produk dalam negeri dari serangan produk luar.

Sementara cukai adalah pungutan negara pada konsumen yang menggunakan objek cukai, seperti hasil olahan tembakau, alkohol, dan etil alkohol.

Tugas dan fungsi dari DJBC sebagai berikut:

– Mengawasi kegiatan ekspor dan impor

– Mengawasi peredaran minuman yang mengandung alkohol / etil alkohol, serta peredaran barang hasil olahan tembakau

– Menjadi fasilitator perdagangan

 

  1. Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB)

Ini dia tupoksi dari DJPB:

  • Menyiapkan perumusan kebijakan di bidang perbendaharaan
  • Melaksanakan kebijakan di bidang perbendaharaan negara sesuai dengan perpu yang berlaku
  • Merumuskan standar, norma, pedoman, kriteria, dan prosedur di bidang perbendaharaan negara
  • Mengembangkan sistem informasi perbendahaarn negara, pelaksanaan administrasi dirjen.
  • Verifikasi dan akuntansi anggaran pembiayan dan perhitungan.
  • Dll

 

  1. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)

Direktorat ini mempunyai tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang kekayaan negara, piutang negara dan lelang. Selain itu instansi ini mempunyai visi untuk menjadi pengelola kekayaan negara yang profesional dan akuntabel, dan dipergunakan untuk kemamkmuran rakyat.

Selain itu terdapat beberapa fungsi dari DJKN nih guys:

– Menyiapkan perumusan kebijakan Departemen Keuangan di bidang kekayaan negara, piutang negara, dan lelang.

– Menyusun standarisasi, norma, pedoman, kriteria, dan prosedur di bidang kekayaan negara, piutang negara, dan lelang.

– Melaksanakan kebijakan di bidang kekayaan negara, piutang negara, dan lelang

-Memberikan bimbingan teknis dan evaluasi di bidang kekayaan negara, piutang negara, dan lelang.

– Melaksanakan administrasi direktorat jenderal.

 

  1. Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK)

Merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang perimbangan keuangan.

Tupoksinya antara lain:

  • Melaksanakan kebijakan di bidang perimbangan keuangan
  • Perumusan kebijakan di bidang permbangan keuangan
  • Pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
  • Pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang perimbangan keuangan
  • Penyusunan norma, standar, prosdur, dan kriteria di bagian perimbangan keuangan

 

  1. Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR)

Mempuyai tugas merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis di bidang pengelolaan pembiayaan dan risiko.

Fungsi lain yang dijalankan dirjen ini:

  • Pelaksanaan kebijakan di bidang pengelolaan pembiayaan dan risiko
  • Perumusan kebijakan di bidang pengelolaan pembiayaan dan risiko
  • Melaksanakan administrasi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko
  • Pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang pengelolaan pembiayaan risiko
  • Menyusun norma, standar, prosedur dan kriteria di bidang pengelolaan pembiayaan dan risiko

 

 

Nah, itu dia 7 dirjen di lingkungan Kementerian Keuangan dan tupoksinya guys.. Kamu menyasar dirjen yang mana nih?

 

(diolah dari berbagai sumber)

Pada kesempatan kali ini, kakak ingin berbagi cerita tentang kegigihan seorang teman dalam meraih mimpinya untuk dapat berkuliah di kampus PKN STAN.

Namanya Pandu, Jurusan D-III Akuntansi angkatan 2014. Kisahnya bermula dari sebuah keinginan yang sudah ada sejak SMP untuk berkuliah di STAN, tentu karena ingin membahagiakan orang tua dan banyak faktor lainnya termasuk biaya kuliahnya yang disubsidi oleh pemerintah. Bahkan hingga kelas 3 SMA, sedetikpun tak pernah ada pikiran untuk berkuliah di universitas lain, baik negeri atau swasta. Keinginannya hanya satu, kuliah di STAN.

Pandu lulus SMA tahun 2012, yang mana pada tahun tersebut STAN tidak membuka USM sama sekali. Namun dia tidak menyerah begitu saja akan mimpinya. Dia telah memutuskan untuk bekerja dan mempersiapkan diri untuk USM yang akan datang, tetap dia tidak terpikir untuk berkuliah di universitas lain.

Tahun 2013, STAN mulai membuka pendaftaran mahasiwa baru. Pandu berhasil menjadi salah satu peserta USM yang lulus di Tahap I yaitu tes tulis TPA dan TBI. Akan tetapi, dia tidak menjadi salah satu peserta USM yang lulus tes kesehatan dan tes wawancara. Sehingga sekali lagi dia tetap memilih bekerja dan mempersiapkan diri, menunggu selama kurang lebih satu tahun untuk kembali mencoba menjadi mahasiswa STAN. Saat itu dia belajar satu hal, bahwa boleh jadi dia harus menyelaraskan prioritas jurusan yang dipilihnya dengan kondisi fisiknya, tapi itu tidak akan membuatnya menyerah dan tidak mencoba lagi ditahun berikutnya.

Tahun 2014 boleh jadi menjadi kesempatan terakhir Pandu untuk mencoba mengadu nasib, bersaing dengan ribuan peserta USM lainnya demi mendapat satu kursi di kampus STAN. Belajar dari kesalahan tahun lalu, kali ini dia menyelaraskan prioritas jurusan yang dipilihnya dengan kondisi fisiknya. Akuntansi, itulah prioritas utama jurusan yang dipilih Pandu.

Usaha yang dilakukan juga tidak tanggung-tanggung, Pandu nekat berhenti dari pekerjaannya dan fokus berlatih untuk menghadapi USM STAN terutama untuk tes kesehatan. Mengatur pola makan dan berlatih lari setiap pagi dan sore sudah menjadi rutinitasnya.

Hingga pada akhirnya semua terjawab dengan diterimanya Pandu menjadi mahasiswa STAN 2014. Dia tidak pernah melupakan saat-saat itu, saat-saat dimana tangis haru ibu dan ayahnya kala mendengar pengumuman kelulusannya, saat-saat dimana Tuhan menjawab segala doa dan usahanya selama ini. Meski ia sadar bahwa perjuangan sebenarnya adalah saat sudah menempuh pendidikan disini.

Adik-adik, “Boleh jadi kamu adalah seorang pemimpi, tapi jangan lupa bangun untuk mewujudknnya. Jika kamu mencobanya, kamu punya kesempatan untuk menang walau 0,1%. Namun jika kamu melewatkannya, kamu tidak mempunyai kesempatan sama sekali untuk menang.”

KAMU UDAH TAU KALAU PENGUMUMAN USM PKN STAN UDAH DIRILIS?

Check Info Lengkapnya DISINI!!

Politeknik Keuangan Negara STAN adalah PTK (Perguruan Tinggi Kedinasan) dibawah naungan Kementrian Keuangan ini memiliki jalur masuk kedinasan, dimana nantinya setelah lulus akan ditempatkan pada kantor Kementrian Keuangan di seluruh Indonesia. PKN STAN membuka jalur masuk untuk periode tahun ini melalui seleksi Tes Tertulis USM (Ujian Saringan Masuk), Tes Kesehatan dan Kebugaran dan TKD (Tes Kompetensi Dasar).

Berikut beberapa info yang harus kamu tahu jika ingin mendaftar di PKN STAN.

Persyaratan Pendaftaran

  1. Lulusan tahun 2016 dan sebelumnya atau calon lulusan tahun 2017 semua Sekolah Menengah Atas atau yang sederajat.
  2. Persyaratan nilai (bukan pembulatan) bagi pendaftar:
  3. Lulusan tahun 2016 atau sebelumnya memiliki nilai rata-rata pada ijazah tidak kurang dari 7,00
  4. Calon lulusan tahun 2017, memiliki nilai rata-rata rapor untuk 5 semester tidak kurang dari 7,00 dengan skala 10,00 atau 2,80 dengan skala 4,00. Dengan ketentuan dinyatakan lulus saat daftar ulang dan nilai ijazah tidak kurang dari 7,00.
  5. Usia berdasarkan tanggal lahir tidak lebih dari 20 tahun pada tanggal 1 September 2017. Untuk tahun ini hanya ada batasan usia maksimal tapi tidak ada batasan usia minimal loh..
  6. Badan sehat, bebas Napza, tidak cacat badan.
  7. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan.
  8. Menyetor biaya pendaftaran sebesar Rp 250.000,-
  9. Khusus Program Kepabenan dan Cukai ditambahkan syarat sebagai berikut:
  10. Program D1 (Tinggi badan minimal laki-laki 165cm dan Perempuan 155cm)
  11. Program D3 (Tinggi badan minimal laki-laki 165 cm dan tidak ada perempuan)
  12. Tidak cacat badan dan buta warna
  13. Untuk pengguna kaca mata/lensa kontak minus, plus, atau silindris diberikan toleransi maksimal 2 dioptri.

Cara Pendaftaran

1. Registrasi melalui portal Panselnas di http://www.panselnas.id dan memilih PKN STAN pada tanggal 9 s.d. 31 Maret 2017

2. Mengisi form pendaftaran online (e-registration) melalui situs http://www.pmb.pknstan.ac.id, pada tanggal 9 s.d. 31 Maret 2017

3. Penyetoran biaya pendaftaran

a. Setelah melakukan pendaftaran online, calon peserta akan mendapatkan kode MVA (Mandiri Virtual Account)

b. Periode pembayaran dari tanggal 10 Maret s.d. 1 April 2017

4. Pengumuman jadwal verifikasi berkas dan pengambilan Bukti Peserta Ujian (BPU) dapat dilihat melalui situs http://www.kemenkeu.go.id, http://bppk.kemenkeu.go.id, dan http://www.pknstan.ac.id pada tanggal 17 Maret 2017

5. Ketentuan verifikasi berkas dan pengambilan BPU:

a. Tidak dapat diwakilkan

b. Menyerahkan hasil cetak Bukti Pendaftaran Online (BPO)

c. Menunjukkan ijazah asli (untuk lulusan tahun 2016 atau sebelumnya) atau rapor asli (untuk calon lulusan tahun 2017)

d. Untuk calon lulusan tahun 2017 menyerahkan satu set fotokopi rapor lima semester yang telah dilegalisasi oleh Kepala Sekolah, atau menyerahkan fotokopi ijazah yang telah dilegalisasi oleh Kepala Sekolah

e. Menyerahkan bukti pembayaran

f. Menyerahkan pas foto berwarna terbaru ukuran 4 x 6 cm (berlatar merah dan berbaju putih) sebanyak 3 lembar

g. Menunjukkan bukti diri asli berfoto (Rapor/Ijazah/KTP/Pasport/SIM/SKCK) yang masih berlaku

h. Calon peserta tidak dapat mengajukan perubahan lokasi verifikasi berkas, pengambilan BPU, dan lokasi ujian

6. Tempat verifikasi berkas dan pengambilan BPU sesuai dengan tempat lokasi ujian sebagai berikut:

Jakarta                                                          Cimahi                                                Balikpapan

Banda Aceh                                                 Semarang                                            Manado

Medan                                                         Yogyakarta                                          Palu

Padang                                                         Surabaya                                             Makassar

Pekanbaru                                                  Malang                                                 Ambon

Batam                                                           Denpasar                                             Sorong

Jambi                                                            Mataram                                             Jayapura

Bengkulu                                                     Kupang

Palembang                                                 Pontianak

Bandar Lampung                                      Banjarmasin

7. Panduan pendaftaran secara lengkap dapat dilihat pada situs http://www.kemenkeu.go.id, http://www.bppk.kemenkeu.go.id, dan http://www.pknstan.ac.id

Pelaksanaan Ujian

  1. Ujian terdiri dari:
  2. Tes Tertulis (Tes Potensi Akademik dan Tes Bahasa Inggris) tanggal 16 April 2017 di lokasi tersebut diatas.
  3. Tes Kesehatan dan Kebugaran tanggal 8 s.d. 13 Mei 2017 di lokasi sebagai berikut:

Jakarta                                                          Cimahi                                                  Malang

Medan                                                         Semarang                                            Denpasar

Pekanbaru                                                  Yogyakarta                                          Makassar

Palembang                                                 Surabaya

  1. Tes Kemampuan Dasar tanggal 5 s.d. 9 Juni 2017 di lokasi yang sama dengan Tes Kesehatan dan Kebugaran.
  2. Ujian menggunakan sistem gugur pada setiap tahapnya
  3. Tes Tertulis dilaksanakan secara serentak di seluruh lokasi ujian mulai jam 08.00 WIB / 09.00 WITA / 10.00 WIT
  4. Pada saat ujian, peserta wajib membawa:
  5. Bukti Peserta Ujian (BPU)
  6. Identitas diri asli berpoto yang masih berlaku (identitas diri sesuai pada saat verifikasi berkas)
  7. Pensil 2B, penghapus, ballpoint, dan perlengkapan ujian yang diperlukan
  8. Peserta ujian yang tidak hadir dan/atau tidak mampu menempuh ujian dengan alasan apapun pada waktu, hari, tanggal, dan tempat yang telah ditentukan dinyatakan gugur.

Pengumuman Hasil Ujian

  1. Hasil ujian akan diumumkan sebagai berikut
  2. Tes Tertulis tanggal 3 Mei 2017
  3. Tes Kesehatan dan Kebugaran tanggal 24 Mei 2017
  4. Tes Kompetensi Dasar 16 Juni 2017
  5. Pengumuman hasil tes dapat dilihat pada situs http://www.kemenkeu.go.id, http://www.bppk.kemenkeu.go.id, dan http://www.pknstan.ac.id

Untuk informasi lengkap mengenai Pengumuman Ujian Saringan Masuk PKN STAN dapat dilihat di https://www.kemenkeu.go.id/sites/default/files/peng-1-pp-2017%20pengumuman%20pmb%20prodip%20di,%20diii,%20div,%20pkn%20stan%20tahun%202017%20cap.pdf.

Semoga informasi mengenai Pendaftaran PKN STAN ini bisa memberikan manfaat bagi anda terutama yang ingin ikut seleksi PKN STAN. Admin doakan semoga LULUS PKN STAN tahun ini. Amiin. 🙂

Adik-adik pasti sudah tidak asing mendengar kata korupsi, seperti dalam banyak definisi yang intinya korupsi itu merupakan penyalahgunaan uang negara untuk keuntungan pribadi atau orang lain. Tapi jangan salah, korupsi disini tidak sempit hanya dalam cakupan uang tapi juga dalam berbagai cakupan misalnya waktu. Misalnya saja penggunaan waktu dinas atau bekerja untuk urusan pribadi.

Kerugian yang ditanggung Negara? Tentu tidak tanggung-tanggung. Dilansir dari kajian Laboratrium Ilmu Ekonomi UGM, nilai kerugian akibat tindak pidana korupsi di Indonesia selama tahun 2001-2015 mencapai Rp 203,9 triliun, sedangkan jumlah yang terkumpul atas denda dan sita asset hanya mencapai Rp 21,26 triliun. Nah, adik-adik pasti bisa menyimpulkan siapa yang menanggung sisa selisih kerugian negara tersebut.

Melihat dampak yang ditimbulkan cukup besar, tindakan pemberantasan seolah tidak cukup untuk mengobati penyakit yang bernama korupsi ini. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk menunjang pemberantasan tersebut yaitu upaya pencegahan. Upaya pencegahan yang dilakukan bisa dalam berbagai bentuk seperti edukasi dan pembudayaan anti korupsi sejak dini.

Tahukah adik-adik jika budaya anti korupsi sudah ditanamkan dalam bentuk pembudayaan nilai integritas di kampus PKN STAN? Salah satu penanaman nilai integritas tampak saat adanya ujian, baik itu UTS dan UAS. Mencontek merupakan hal yang mutlak tidak diperbolehkan, dan drop out adalah sanksi yang diberikan jika ada mahasiswa yang mencontek.

Terus apa hubungannya sama korupsi kak?

Bayangkan, jika belum menjadi pegawai saja sudah berani tidak jujur, lalu bagaimana jika nanti sudah jadi pegawai dan memiliki jabatan penting? Harus berapa triliun lagi kerugian Negara yang ditanggung oleh rakyat?

Selain itu, hal tersebut tentu akan tertanam pada pemikiran dan hati tiap-tiap mahasiswa PKN STAN, bahwa jika ingin memperoleh hasil yang baik maka jalan yang dilalui juga harus baik begitu pula prosesnya. Dampaknya? Bisa adik-adik baca dibuku karangan alumni STAN “Sampai Kapan pun Kami Pilih Berintegritas”.

Dalam dunia kerja tindak korupsi bisa muncul dalam berbagai bentuk, bahkan dapat mengatasnamakan persahabatan. Tetapi, dengan penanaman nilai integritas sejak dini, bahkan korupsi yang bersembunyi dibalik kata persahabatan pun dapat dihindari.

Jika nama kampus kita sempat tercoreng karena satu dua oknum yang tidak bertanggung jawab, yang adik-adik harus tau juga bahwa ada banyak pihak bagian dari PKN STAN yang masih menjunjung tinggi nilai integritas. Berpegang teguh pada nilai-nilai kejujuran dan kebenaran walau karir taruhannya.

Jadi untuk adik-adik yang akan menjadi mahasiswa PKN STAN, yuk ikut membiasakan diri dengan nilai integritas mulai sekarang, dan mendukung Indonesia berbudaya anti korupsi!

  • Biaya Pendidikan GRATIS

Serius zaman sekarang masih ada yang gratis?! Kalau kamu engga percaya boleh deh iseng-iseng tanyain orang yang kuliah di PKN STAN. Pasti mereka bilangnya gratis. Jadi ya maaf kalo misalnya mahasiswa PKN STAN agak asing dengan istilah biaya kuliah, biaya sks, biaya ujian, biaya praktikum, sumbangan pembangunan, atau segala jenis biaya lainnya. Wong kuliahnya gratis. Paling sekadar tau tapi tidak pernah mengalami.

Kalaupun ada, itu hanya sekadar uang kegiatan mahasiswa. Yaitu uang yang dibayarkan untuk jas almamater dan kegiatan kemahasiswaan selama kamu kuliah di PKN STAN. Tapi kabar baiknya, semenjak tahun 2015 dan sampai sekarang, mahasiswa sudah dibebaskan dari uang kegiatan mahasiswa. Artinya, biaya pendidikan di PKN STAN benar-benar Rp. 0,-

Hal ini tentu bisa jadi kesempatan kamu buat meringankan beban orang tua dong. Dengan kamu melanjutkan studi di PKN STAN, orang tuamu tidak perlu memikirkan biaya-biaya terkait biaya pendidikan di PKN STAN. Anak mana sih yang enggak mau meringankan beban orang tuanya? Jadi bisa dikatakan juga kalau kamu kuliah di PKN STAN sama aja kamu meringankan beban orang tua

  • Kualitas Pendidikan yang Tinggi

Gelar ‘menjadi salah satu sekolah yang menyajikan pendidikan akuntansi terbaik di Indonesia’ tentu bukan bualan loh! Kurikulum yang digunakan di PKN STAN sudah sangat disesuaikan dengan perkembangan terbaru dunia akuntansi. Bahkan standar kurikulumnya salah satu yang terbaik dari universitas dalam negeri yang menyajikan pendidikan akuntansi, malah mungkin lebih baik karena di sini lebih terfokuskan pada keuangan negara. Ya masa sih orang-orang yang nantinya bakal menjadi punggawa keuangan negara dikasih standar pendidikannya yang ecek-ecek

Selain dari kurikulum, para pengajarnya pun andal. Mereka ada yang memang dikhususkan untuk mengajar, ada juga yang merupakan praktisi langsung. Kebayang dong perpaduan antara pendalaman ilmu dengan pengaplikasian ilmu di lapangan bakal kamu dapatkan dari para pengajar yang ada di PKN STAN.

  • Fasilitas Kampus Lengkap

Dari tadi ngomongin gratis-gratis terus, pasti pada kepikiran kualitasnya pasti pas-pasan nih, kan gratis. Maaf aja sih, PKN STAN tetap memerhatikan kualitas, termasuk dalam memberikan fasilitas kepada mahasiswanya.

Fasilitas di PKN STAN udah tergolong lengkap. Dari mulai ruang kelas yang udah full AC semua, ada proyektor, speaker, serta kursi dan mejanya pun nyaman buat dipake kuliah. PKN STAN juga punya Student Center yang bisa dipake buat acara apapun yang bisa nampung ribuan orang. Perpustakaan oke banget dengan dilengkapi free wifi. Buat yang hobi olahraga juga enggak perlu khawatir. Karena di PKN STAN juga menyediakan lapangan mini soccer, tenis, voli, dan jogging track

  • Kampus Skala Nasional = Relasi Dari Sabang sampai Merauke

Peminat PKN STAN enggak hanya orang-orang di wilayah Jabodetabek aja, melainkan dari seluruh penjuru Indonesia datang ingin menjadi mahasiswa PKN STAN. Dampaknya apa? Kita bisa kenal banyak orang dari seluruh wilayah nusantara dong! Otomatis relasi kita juga luas, mencakup seluruh wilayah di nusantara. Orang bijak pernah berkata bahwasannya orang yang kuat tanpa relasi yang luas dan kuat seringkali tidak menghasilkan apa-apa. Oleh karena itu di PKN STAN ini bisa menjadi kesempatan kamu untuk memperluas dan memperkuat relasi yang kamu punya!

  • STAN = Sekolah Tinggi Anti Nganggur!

Sebagai anak kandung dari Kementerian Keuangan, mahasiswa yang sudah lulus dari PKN STAN akan disalurkan bekerja ke dalam Kementerian Keuangan. Artinya setelah lulus kuliah kamu enggak perlu repot-repot apply CV ke perusahaan-perusahaan untuk mendapatkan pekerjaan. Karena nantinya, pekerjaanlah yang akan mencari kamu!

Khawatir dengan gaji yang diterima karena tingkat pendidikanmu baru setara D1/D3 saja? Kalau masih khawatir berarti kamu belum mendengarkan cerita dari alumni-alumni PKN STAN. Gajinya terhitung luar biasa baik. Apalagi kalau mengingat tingkat pendidikan kita yang masih D1/D3, pokoknya lebih dari cukup deh!

Lingkungan kerjanya juga enggak sembarangan. Kementerian Keuangan loh! Kementerian yang banyak menorahkan prestasi. Juga kementerian yang menjadi incaran utama saat diadakan seleksi CPNS karena tunjangannya yang gede. Maka dari itu enggak sembarangan kuliah, enggak sembarangan juga tempat kerjanya!

Nah teman-teman yang udah baca artikel ini sekarang jadi ngerti kan kenapa PKN STAN menjadi idaman banyak orang? Tentu juga teman-teman sudah paham kan kenapa harus memilih PKN STAN sebagai tempat untuk melanjutkan kuliah?

Jadi PNS itu Gampang – sebenarnya memang gampang loh! Namun memang dewasa ini dunia PNS masih lekat dengan stigma negatif; dunia yang penuh dengan praktik Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN). Tapi apa memang benar dunia PNS masih seperti itu?

Stigma ini masih terbawa sejak orde baru. Di mana pada masa itu kegiatan KKN merajalela, terutama dalam dunia PNS. Banyak stigma negatif yang mengatakan bahwa untuk menjadi seorang PNS maka kita harus punya uang besar untuk bisa ‘menyogok’ sehingga kita bisa lolos tes seleksi PNS. Bahkan masih banyak orang beranggapan bahwa untuk kelancaran karir ke depannya maka kita ga akan jauh-jauh dari nyogok, nyuap. Asalkan ada uang maka karir pun akan lancer.

Tapi yakin apa itu masih berlaku sekarang?

Stigma lain yang terus menghantui PNS adalah perlunya kenalan atau istilahnya orang dalam agar kita bisa lolos seleksi PNS. Butuh bantuan orang dalam; kenalan, teman dekat, saudara, keluarga yang berada di lingkungan PNS agar nantinya kita bisa naik jabatan dengan cepat.

Tapi yakin apa itu masih berlaku sekarang?

PNS Kementerian Keuangan

Apalagi kalau bicara di lingkungan Kementerian Keuangan yang notabene merupakan kementerian terbaik dalam menerapkan integritas. Rasanya sudah sangat jarang ditemukan hal-hal tersebut di lingkungan Kementerian Keuangan. Segala macam percobaan kasus penyuapan atau pun tindakan KKN sudah banyak dilakukan terhadap para pegawai Kementerian Keuangan, namun usaha itu selalu gagal.

Apa yang membuatnya gagal? Dari hasil penelitian ternyata karena budaya kerja yang diterapkan di Kementerian Keuangan sangat ketat. Sistem reward and punishment sangat diberlakukan di lingkungan Kementerian Keuangan. Apabila ada PNS yang terciduk melakukan tindakan KKN atau disuap maka sanksi yang diberikan pun tidak akan tanggung-tanggung. Selain itu jauh sebelum PNS Kementerian Keuangan menjadi pegawai tetap, nilai-nilai integritas sudah ditanamkan dalam setiap individu.

Tujuan dari ditanamkannya nilai integritas kepada PNS di Kementerian Keuangan adalah untuk menciptakan sikap dan mental yang jujur dalam melakukan pekerjaan. Sebagai kementerian yang langsung berurusan dengan uang tentu sangat riskan dong dengan segala tindak kejahatan. Oleh karena itu CPNS di Kementerian Keuangan benar-benar digembleng mentalnya agar nilai-nilai integritas benar-benar tertanam di dirinya.

Oleh karena itu tidak heran jika Kementerian Keuangan mendapatkan predikat sebagai Kementerian dengan pelayanan terbersih di Indonesia. Penghargaan ini menunjukan bahwa segala sistem pengendalian yang ada bukan hanya sekadar formalitas. Namun juga benar-benar diimplementasikan. Semangat untuk memerangi tindak kejahatan seperti penyuapan ataupun KKN masih sangat kental di lingkungan Kementerian Keuangan.

PKN STAN sebagai agent of integrity

Sebagian besar PNS-PNS yang ada di Kementerian Keuangan berasal dari PKN STAN. Sebagai instansi pendidikan yang mencetak CPNS untuk Kementerian Keuangan, PKN STAN sangat serius memberikan pendidikan bagi mahasiswanya. Termasuk dalam penanaman integritas.

Penanaman integritas di Kampus PKN STAN ini bisa dilihat dari beberapa peraturannya. Seperti misalnya larangan plagiarisme dan mencontek saat ujian. Bahkan, sebelum resmi menjadi mahasiswanya pun calon mahasiswa sudah dilatih untuk bersikap jujur.

Kenapa disebut sudah dilatih jujur sebelum masuk PKN STAN? Karena dari jalur penerimaannya saja PKN STAN hanya menerima mahasiswanya melalui jalur USM PKN STAN. Tidak ada jalur undangan maupun jalur mandiri. Apalagi jalur belakang yang biasanya menjadi jalan pintas bagi orang-orang yang tidak berintegritas. Hanya melalui USM PKN STAN sajalah calon mahasiswa itu bisa masuk ke PKN STAN. Tidak ada istilahnya uang pelicin ataupun ‘nitip anak saya ya’ dalam penerimaan mahasiswa baru PKN STAN.

Pernah ada cerita bahwa ada anak seorang wali kota pun yang gagal lolos dalam USM PKN STAN. Padahal jika bisa tentu saja anak tersebut akan berusaha dengan berbagai cara agar bisa lolos USM PKN STAN. Namun karena PKN STAN sudah mendidik calon mahasiswanya untuk bersikap jujur, maka segala tindak kecurangan tentu tidak akan dibiarkan.

Lalu, di dalam pelaksanaan USM PKN STAN sendiri bagaimana? Apalagi dalam pelaksanaan USM. kejujuran para peserta sangat diperhatikan. Setiap anak akan disesuaiakan foto di kartu peserta dengan wajah aslinya. Hal ini merupakan upaya untuk mencegah adanya usaha calo, dimana seorang peserta digantikan oleh orang lain dalam melaksanakan USM PKN STAN.

Pernah ada pengakuan seorang calo yang mengatakan bahwa para calo pun kesulitan untuk melakukan aksinya dalam USM PKN STAN. Cara kerja calo yang biasanya memberi tarif tinggi -> menggantikan si peserta saat tes -> meloloskan peserta sekarang menjadi memberi tarif tinggi -> menunggu hasil si peserta itu sendiri dalam tes -> mengembalikan uang calo tersebut apabila gagal tes. Jadi yang dilakukan si calo itu hanya berdiam diri. Yang berusaha adalah pesertanya sendiri. Yang belajar adalah si pesertanya sendiri. dari sini terbukti bahwa dari mulai USM PKN STAN pun calon mahasiswa sudah dibiasakan untuk bersikap jujur.

Ada cerita lain terkait penerapan kejujuran dalam pelaksanaan USM PKN STAN. Dalam USM selalu ada jeda beberapa menit antara pengerjaan soal TPA dan TBI. Nah apabila ada yang berusaha mengerjakan soal TPA/TBI di waktu jeda tersebut, maka panitia pengawas tidak segan-segan mencatat nomor peserta si pelaku.

Ataupun saat pengerjaan TBI. Biasanya waktu yang diperlukan untuk mnegerjakan seluruh soal TBI lebih singkat dari waktu yang disediakan. Nah sisa waktu itu seringkali digunakan peserta untuk kembali mengerjakan soal TPA yang seringkali terlewat karena keterbatasan waktu. Padahal aturan melarangnya. Maka konsekuensi dari tindakan tersebut adalah dicatatnya nomor peserta si pelaku.

Dari paparan di atas sudah sangat jelas bahwa PKN STAN sebagai agent of integrity menanamkan sikap integritas dari sebelum mahasiswanya resmi kuliah di PKN STAN, saat ia kuliah di PKN STAN, hingga ia lulus. Karena lulusan PKN STAN akan menjadi PNS di Kementerian Keuangan, kementerian yang terkenal dengan penerapan integritas yang sangat baik.

Maka dari itu jangan khawatir akan penyuapan ataupun KKN di lingkungan PNS, apalagi PNS Kementerian Keuangan. Karena hal itu sudah diminimalisir sedini mungkin; dari masa sebelum calon PNS itu menempuh pendidikan di PKN STAN.

Ayo Menjadi Bagian dari Kami

Untuk menjadi bagian dari PKN STAN, tentu adik-adik harus melewati the one and only gerbang masuk menuju PKN STAN, yaitu USM. Perlu persiapan yang matang tentunya untuk bisa tembus USM yang memang terkenal memiliki tingkat persaingan yang ketat. Bimbel Infinity hadir untuk membantu adik-adik dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi USM. Dengan segala program pembelajaran yang ditawarkan, plus para pengajar yang merupakan mahasiswa PKN STAN itu sendiri, membuat adik-adik mendapatkan pengalaman yang luar biasa dalam mempersiapkan USM.

Oleh karena itu, ayo bergabung bersama kami di Bimbel Infinity! Untuk info lebih lanjut kunjungi halaman bimbelinfinity.co.id

Pemerintah akan kembali membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2018. Sebelumnya pada tahun 2017, pendaftaran dibuka sebanyak 2 kali yaitu untuk kementrian dan lembaga negara. Pada tahun 2018, jumlah CPNS yang akan diterima akan lebih banyak sebab untuk memenuhi kebutuhan pemerintah daerah di seluruh Indonsia, kecuali Pemprov Kalimantan Utara yang telah lebih dulu membuka pendaftaran CPNS.

Lalu, apa saja info terupdate seputar Pendaftaran CPNS 2018?

  1. Pendaftaran dibuka Usai Pilkada

Itu artinya, rekan-rekan yang berniat mendaftarkan diri sebagap CPNS siap-siap nunggu lama. Karena CPNS baru akan dibuka setelah rangkaian Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) selesai, sekitar bulan Juni 2018. Menteri PAN-RAB, Asman Abnus mengatakan saat ini pihaknya sedang menghitung kebutuhan PNS secara riil. Apakah benar yang SDM yang diajukan sesuai dengan beban kerja, sesuai dengan target. Jadi akan dicek dengan benar SDM seperti apa yang dibutuhkan.

  1. Formasi sedang Disusun

Selain itu, Asman dengan kementriannya tengah menyusun formasi yang tepat untuk CPNS 2018. Seperti misalnya terkait kompetensi yang harus dicocokkan dengan tugas yang ditawarkan. Termasuk menentukan unit-unit kerja yang dibutuhkan.

Dengan demikian, sebelum pemerintah memutuskan pembukaan CPNS, pihaknya sudah mengetahui seseorang itu akan ditempatkan dimana saja dan di unit kerja mana.

  1. Prioritas Tenaga Pendidik dan Kesehatan

Asman juga menuturkan bahwa pendaftaran CPNS akan diprioritaskan di dua sector utama, yakni Pendidikan dan kesehatan. Menurut Asman, saat ini sebaran tenaga pendidik dan kesehatan tidak merata. Mayoritas guru misalnya masih terpusat di kota-kota besar. Sementara daerah-daerah terpencil masih kekurangan tenaga pendidik.

Oleh sebab itu, nantinya tenaga pendidik dan kesehatan akan diprioritaskan berdasarkan daerah-daerah yang membutuhkan.

Berdasarkan hasil analisi Pusat Data dan Statistik Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2016, sebaran kepala sekolah dan guru jenjang SMP di Indonesia belum merata ke seluruh wilayah, khususnya di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal.

(dikutip dari berbagai sumber)