logo
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean feugiat dictum lacus, ut hendrerit mi pulvinar vel. Fusce id nibh

Mobile Marketing

Pay Per Click (PPC) Management

Conversion Rate Optimization

Email Marketing

Online Presence Analysis

Fell Free To contact Us
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aenean feugiat dictum lacus

1-677-124-44227

info@your business.com

184 Main Collins Street West Victoria 8007

pendaftaranusmstan@gmail.com

Top

Author: InfoStan

Adik-adik, kali ini kakak akan mengajak adik-adik untuk berkenalan dengan Kementerian Perhubungan atau Kemenhub. Salah satu instansi yang juga menampung lulusan PKN STAN, tetapi dia bukan dibawah naungan Kementerian Keuangan. Lulusan PKN STAN yang mulai ditempatkan di instansi ini yaitu lulusan tahun 2016 kemarin. Sebanyak 82 orang lulusan DIII Akuntansi dan 15 orang lulusan DIII Kebendaharaan Negara ditempatkan di instansi ini tahun 2016 kemarin.

Dalam instansi ini juga dibagi menjadi direktorat-direktorat untuk menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing. Pembagian tersebut antara lain.

Menteri Perhubungan,

Sekretariat Jenderal, yang dibagi menjadi 9 unit kerja antara lain Biro Perencanaan, Biro Kepegawaian dan Organisasi, Biro Keuangan dan Perlengkapan, Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri, Biro Umum, Pusat Data dan Informasi, Pusat Kajian Kemitraan dan Pelayanan Jasa Transportasi, Pusat Komunikasi Publik, dan Mahkamah Pelayaran.

Sekjen memiliki tugas pokok dalam melaksanakan pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas dan administrasi dilingkungan departemen perhubungan yang meliputi perencanaan, pengorganisasian dan ketatalaksanaan, pendayagunaan sumber daya, serta hubungan antar lembaga masyarakat. Selain koordinasi, juga ada kerja sama baik dalam maupun luar negeri dalam meberikan pelayanan teknis dan administrasi.

Dirjen Perhubungan Darat, dibagi menjadi 6 unit kerja yaitu Sekretariat Dirjen Perhubungan Darat; Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan; Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Sungai, Danau, dan Penyebrangan; Direktorat Bina Sistem Transportasi Perkotaan; Direktorat Keselamatan Transportasi.

Memiliki tugas pokok dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis dibidang perhubungan darat dengan penyiapan perumusan kebijakan, pelaksanaan kebijakan dan pemberian ijin, perumusan standar, norma, pedoman, kriteria dan prosedur di bidang transportasi jalan, transportasi sungai, danau dan penyebrangan, perkeretaapian dan pelaksanaan kebijakan transportasi perkotaan. Selain itu juga memberikan bimbingan teknis dan evaluasi, serta melaksanakan administrasi dilingkungan dirjennya.

Dirjen Perhubungan Laut, dibagi dalam 6 unit kerja yakni Sekretariat; Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut; Direktorat Pelabuhan dan Pengerukan; Direktorat Perkapalan dan Kepelautan; Direktorat Kenavigasian; dan Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai.

Memiliki tugas pokok dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan standarisasi di bidang lalu lintas dan angkutan laut, pelabuhan dan pengerukan, perkapalan dan kepelautan, kenavigasian serta penjagaan dan penyelamatan. Selain itu juga berperan dalam pemberian bimbingan teknisa dan evaluasi, serta pelaksanaan administrasi

Dirjen Perhubungan Udara, yang dibagi dalam 10 unit kerja yaituSekretariat Dirjen Perhubungan Udara; Direktorat Angkutan Udara; Direktorat Bandar Udara; Direktorat Keamanan Penerbangan; Direktorat Navigasi Penerbangan; Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara; Otoritas Bandara; Balai-Balai; UPT Bandara; dan UPT Bandar Udara.

Memiliki tugas pokok dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan standarisasi di bidang perhubungan udara terkait angkutan udara, keselamatan penerbangan, sertifikasi kelaikan udara, teknik bandar udara, fasilitas elektronika dan listrik penerbangan. Selain itu juga berperan dalam perumusan standar, norma, pedoman, kriteria, dan prosedur di bidang perhubungan udara, pemberian bimbingan teknisa dan evaluasi, serta pelaksanaan administrasi.

Dirjen Perkeretaapian, dibagi kedalam 5 unit kerja antara lain Sekretarian Dirjen Perkeretaapian; Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api; Direktorat Sarana dan Prasarana Perkeretaapian; Direktorat Keselamatan Perkeretaapiaan.

Dirjen ini memiliki tugas pokok dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan standarisasi di bidang lalu lintas dan angkutan kereta api, teknik sarana dan prasarana, serta keselamatan kereta api. Selain itu juga berperan pemberian bimbingan teknisa dan evaluasi, serta pelaksanaan administrasi.

Inspektorat Jenderal, dibagi dalam 6 unit kerja yaitu Sekretariat Inspektorat Jenderal, Inspektorat I, II, III, IV, dan V.

Memiliki tugas pokok dalam melaksanakan pengawasan fungsional dilingkungan kementerian perhubungan.

Badan Pengambangan Sumber Daya Manusia Perhubungan, dibagi menjadi 5 unit kerja yaitu Sekretariat; Pusat Pengambangan SDM Perhubungan Darat, Laut, Udara, dan Aparatur Perhubungan.

Memiliki tugas pokok dalam melaksanakan pendidikan dan pelatihan dibidang perhubungan, baik itu pendidikan dan pelatihan awal, teknis dan fungsional serta di bidang menejemen pendidikan dan pelatihan perhubungan darat, laut, udara, meteorology dan geofisika.

Staf Ahli Kementerian, yang secara garis besar memiliki tugas terkait meberikan telaah kepada menteri perhubungan mengenai masalah yang ditangani masing-masing staf ahli. Mulai dari lingkungan, teknologi dan energi, regulasi dan keselamatan, multimoda dan kesistemam, ekonomi dan kemitraan perhubungan.

Nah, itulah sekilas info mengenai kemeterian perhubungan, untuk lebih jelasnya Adik-adik bisa mengunjungi www.dephub.go.id ya. Jangan lupa tetap semangat belajar USM dan mengikuti bimbelnya yaa.

Pada kesempatan kali ini, kakak akan share sedikit informasi mengenai salah satu unit eselon satu dibawah naungan Kementerian Keuangan yaitu DJKN. Unit yang memiliki visi menjadi pengelola kekayaan negara yang professional dan akuntabel untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat ini, memiliki tugas untuk merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis dibidang kekayaan negara, piutang negara, dan lelang sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan berdasarkan peraturan peruandang-undangan yang berlaku.

Taukah Adik-adik bagaimana awal mula dibentuknya DJKN ini?

DJKN sendiri telah melalui sejarah yang cukup panjang sejak tahun 1958, yang diawali dengan dibentuknya Panitia Penyelesaian Piutang Negara(P3N). P3N sendiri dibentuk dalam rangka menyelesaikan urusan kucuran dana dari pemerintah kepada masyarakat guna pembangunan perekonomian yang tidak dapat dikembalikan tepat waktu. Setelah kondisi perekonomia stabil, karena paying hukum keputusan pembentukan P3N sudah tidak berlaku tetapi tugas dan fungsinya masih dipandang relevan, dibentuknlah Panitia Urusan Piutang Negara(PUPN). PUPN sendiri memiliki dasar hukum UU No. 49 Prp Tahun 1960. Karena banyaknya penyerahan piutang kredit investasi dan terbatasnya sumber daya manusia PUPN, tahun 1971 dibentuklah Badan Urusan Piutang Negara(BUPN) untuk mengurus penyelesaian piutang negara. Sedangkan PUPN sendiri merupakan panitia interdepartemental dan hanya menetapkan produk hukum dalam pengurursan piutang negara.

Dikeluarkannya Keputusan Presiden No. 21 Tahun 1991 untuk menggabungkan fungsi lelang dari lingkungan DJP kedalam struktur organisasi BUPN, dibentuklah Badan Urusan Piutang dan Lelang Negara(BUPLN). Selanjutnya berdasarkan Keputusan Presiden No. 177 Tahun 2000, BUPLN ditingkatkan menjadi Direktorat Jenderal Piutang dan Lelang Negara(DJPLN).

Pada tahun 2006 terjadi penataan organisasi dilingkungan Departemen Keuangan dimana fungsi Pengurusan Piutang Negara digabung dengan fungsi Pengelolaan Kekayaan Negara Direktorat Pengelolaan Barang Milik Negara/ Kekayaan Negara DJPb, sehingga DJPLN berubah menjadi Direktorat Jenderal Kekayaan Negara(DJKN).

Dalam rangka pemenuhan tugas pokoknya, DJKN menyelenggarakan fungsi.

  1. Perumusan kebijakan dibidang kekayaan negara, piutang negara, dan lelang;
  2. Pelaksanaan kebijakan dibidang kekayaan negara, piutang negara, dan lelang;
  3. Penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria dibidang kekayaan negara, piutang negara, dan lelang;
  4. Pemberian bimbingan teknis dan evaluasi dibidang kekayaan negara, piutang negara, dan lelang; dan
  5. Pelaksanaan administrasi DJKN.

Nah, itulah sedikit penjelasan tugas pokok, fungsi, dan sejarah singkat dari DJKN. Adik-adik bisa mengunjungi website www.djkn.kemenkeu.go.id jika ingin mengetahui seluk-beluk dari instansi ini lebih lanjut.

Adik-adik, sudah kenal dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)? Sudah tau peran, tugas, dan fungsinya? Yuk simak penjelasan dibawah ini.

Salah satu unit eselon I yang keberadaannya amat esensial bagi negara dan memiliki peran yang cukup penting yakni Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) atau yang dikenal dengan Customs. DJBC berperan dalam.

  • Melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang berbahaya;
  • Melindungi industri tertentu di dalam negeri dari persaingan yang tidak sehat dengan industri sejenis dari luar negeri;
  • Memberantas penyelundupan;
  • Melaksanakan tugas titipan dari instansi-instansi lain yang berkepentingan dengan lalu lintas barang yang melampaui batas-batas negara;
  • Memungut bea masuk dan pajak dalam rangka impor secara maksimal untuk kepentingan penerimaan keuangan negara.

DJBC berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Keuangan dan dipimpin oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai. Unit ini mempunyai tugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengawasan, penegakan hukum, pelayanan dan optimalisasi penerimaan negara di bidang kepabeanan dan cukai sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam menjalankan tugasnya, DJBC menjalankan fungsi-fungsi sebagai berikut.

  1. Perumusan kebijakan di bidang penegakan hukum, pelayanan dan pengawasan, optimalisasi penerimaan negara di bidang kepabeanan dan cukai;
  2. Pelaksanaan kebijakan di bidang pengawasan, penegakan hukum, pelayanan dan optimalisasi penerimaan negara di bidang kepabeanan dan cukai;
  3. Penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pengawasan, penegakan hukum, pelayanan dan optimalisasi penerimaan negara di bidang kepabeanan dan cukai;
  4. Pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang pengawasan, penegakan hukum, pelayanan dan optimalisasi penerimaan negara di bidang kepabeanan dan cukai;
  5. Pelaksanaan pemantauan, evaluasi, dan pelaporan di bidang pengawasan, penegakan hukum, pelayanan dan optimalisasi penenmaan negara di bidang kepabeanan dan cukai;
  6. Pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai; dan
  7. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Menteri Keuangan.

Secara struktural, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 234/PMK.01/2015 susunan organisasi DJBC terdiri dari.

  1. Sekretariat Direktorat Jenderal;
  2. Direktorat Teknis Kepabeanan;
  3. Direktorat Fasilitas Kepabeanan;
  4. Direktorat Teknis dan Fasilitas Cukai;
  5. Direktorat Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga;
  6. Direktorat Keberatan Banding dan Peraturan;
  7. Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai;
  8. Direktorat Kepatuhan Internal;
  9. Direktorat Audit Kepabeanan dan Cukai;
  10. Direktorat Penindakan Dan Penyidikan;
  11. Direktorat Penerimaan dan Perencanaan Strategis.

Disamping jabatan-jabatan di atas, terdapat juga 3 (tiga) pejabat “Tenaga Pengkaji”, antara lain.

  1. Tenaga Pengkaji Bidang Pengembangan Kapasitas dan Kinerja Organisasi;
  2. Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Kepabeanan dan Cukai;
  3. Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan dan Penerimaan Kepabeanan dan Cukai.

Sedangkan secara vertikal berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 206.3/PMK.01/2014, susunan unit vertical DJBC terdiri dari tiga unit kantor pelayanan utama yang terdiri dari Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Tipe B Batam, dan Tipe C Soekarno-Hatta. Selain kantor pelayanan utama juga terdapat 16 unit kantor wilayah yang tersebar didaerah-daerah di Indonesia.

Selain nantinya harus siap ditempatkan dimana saja, adik-adik yang ingin bergabung menjadi bagian dari DJBC harus mempersiapkan fisik dan mental untuk mengikuti Samapta atau diklat dasar yang wajib diikuti semua pegawai baru DJBC.

(dari berbagai sumber dengan beberapa perubahan)

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) merupakan salah satu lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang dibentuk berdasarkan amanat dari Pasal 23 ayat 5 UUD 1945. BPK RI merupakan satu-satunya lembaga negara yang diberi wewenang untuk memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Berdasarkan UUD 1945, BPK RI merupakan lembaga yang bebas dan mandiri. Hal tersebut berarti dalam menjalankan tugasnya BPK bebas dari intervensi atau pengaruh dari lembaga-lembaga negara yang lainnya.

Tugas BPK sendiri yaitu memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Lembaga Negara lainnya, Bank Indonesia, Badan Layanan Umum, Badan Usaha Milik Daerah, dan lembaga atau badan lain yang mengelola keuangan negara.

Secara rinci, wewenang BPK RI dalam menjalankan tugasnya antara lain.

  1. Menentukan objek pemeriksaan, merencanakan dan melaksanakan pemeriksaan, menentukan waktu dan metode pemeriksaan serta menyusun dan menyajikan laporan pemeriksaan;
  2. Meminta keterangan dan/atau dokumen yang wajib diberikan oleh setiap orang, unit organisasi Pemerintah PusatPemerintah Daerah, Lembaga Negara lainnya, Bank IndonesiaBadan Usaha Milik NegaraBadan Layanan UmumBadan Usaha Milik Daerah, dan lembaga atau badan lain yang mengelola keuangan negara;
  3. Melakukan pemeriksaan di tempat penyimpanan uang dan barang milik negara, di tempat pelaksanaan kegiatan, pembukuan dan tata usaha keuangan negara, serta pemeriksaan terhadap perhitungan-perhitungan, surat-surat, bukti-bukti, rekening koran, pertanggungjawaban, dan daftar lainnya yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan negara;
  4. Menetapkan jenis dokumen, data, serta informasi mengenai pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara yang wajib disampaikan kepada BPK;
  5. Menetapkan standar pemeriksaan keuangan negara setelah konsultasi dengan Pemerintah Pusat/Pemerintah Daerah yang wajib digunakan dalam pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara;
  6. Menetapkan kode etik pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara;
  7. Menggunakan tenaga ahli dan/atau tenaga pemeriksa di luar BPK yang bekerja untuk dan atas nama BPK;
  8. Membina jabatan fungsional Pemeriksa;
  9. Memberi pertimbangan atas Standar Akuntansi Pemerintahan; dan
  10. Memberi pertimbangan atas rancangan sistem pengendalian intern Pemerintah Pusat/Pemerintah Daerah sebelum ditetapkan oleh Pemerintah Pusat/Pemerintah Daerah.

Secara structural BPK mempunyai 9 orang anggota, dengan susunan 1 orang Ketua merangkap anggota, 1 orang Wakil Ketua merangkap anggota, serta 7 orang anggota. Anggota BPK memegang jabatan selama 5 tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali untuk satu kali masa jabatan. Ketua dan Wakil Ketua BPK dipilih dari dan oleh Anggota BPK dalam sidang Anggota BPK dalam jangka waktu paling lama 1 (satu) bulan terhitung sejak tanggal diresmikannya keanggotaan BPK oleh Presiden. Ketua dan Wakil Ketua BPK terpilih wajib mengucapkan sumpah atau janji menurut agamanya yang dipandu oleh Ketua Mahkamah Agung.

Nah, dalam menjadi anggota BPK RI tentunya bukan sembarang orang yang dipilih. Akan diadakan seleksi terpisah dengan berbagai persyaratan dan serangkaian tes yang harus dilalui para pelamar, pun untuk lulusan PKN STAN yang ingin menjadi bagian dari BPK. Perlu adik=adik ingat juga, meski tugas-tugas BPK berkenaan dengan pengelolaan keuangan negara, BPK RI tidak berada dibawah kementerian keuangan ya.

(dari berbagai sumber dengan beberapa perubahan)

Halo Pejuang STAN,

Jika kamu calon para perantau yang akan berkuliah di kampus PKN STAN, jangan khawatir… Ada banyak organda di kampus ini yang bisa jadi tempat bernaung kalian selama menjalani pendidikan di sini nih… Organda itu apa sih Kak? Nah, yuk kita simak penjelasan berikut…

Organda itu akronim dari organisasi daerah. Anak-anak yang berasal dari satu daerah tergabung di masing-masing organda mereka. Bentuknya macam-maca, tergantung dari masing-masing organda. Tapi umumnya, organda tersebut berbentuk paguyuban.

Di organda, kamu bisa ketemu teman-teman sekampung sehingga bisa mengobati yang homesick nih, apalagi mahasiswa baru yang baru saja melangkahkan kakinya keluar dari daerahnya. Suasana yang terbangun, agak-agak mirip dengan suasana di kampung halaman, karena dalam berkomunikasi umumnya menggunakan kembali bahasa daerah masing-masing.

Selain itu, terkhusus untuk mahasiswa baru juga nih. Bakal ada yang bantuin untuk mengenal dunia kampus yang baru, bantui nyari tempat kos, ngasih tau tips-tips menjalani perkulihan, memberi tahu karakter dosen, hingga menunjukkan tempat yang asyik untuk main. Karena ada rasa memiliki kesamaan, dan umumnya berbentuk paguyuban, rasa kekeluargaan di organda biasanya tinggi nih.

Oiya, dan satu lagi. Ketika kamu rindu masakan kampungmu, dan kebetulan ada teman satu organda yang baru dapat kiriman makanan nih, kemungkinan kamu bisa ketiban rejeki nomplok juga nih, hehehe.

Untuk PKN STAN, biasanya organda masing-masing daerah punya basecamp khusus sebagai tempat ngumpulnya nih.

Nah, makin penasaran kan, ada nggak sih organda daerahmu di PKN STAN? Yuk cek…

 

SUMATERA

  1. Aceh                         → Aneuk Nanggroe
  2. Sumatera Utara     → Ikatan Mahasiswa Muslim Sumatera Itara (IMMSU)
  3. Sumatera Barat      → IKM Tuah Sakato
  4. Jambi                       → Persatuan Mahasiswa Jambi  STAN (PERMAJAS)
  5. Bengkulu                 → Himpunan Mahasiswa Bumi Rafflesia (HIMAMIRA)
  6. Sumatera Selatan  → Kelurga Mahasiswa Bumi Sriwijaya (PERMUSI)
  7. Lampung                → Keluarga Mahasiswa Lampung (KEMALA)

 

JAWA

  1. Bandung → Keluarga Mahasiswa Bandung (KEMBANG)
  2. Banten → Himpunan Mahasiswa STAN Banten (HIMASTABA)
  3. Banjarnegara → Pasaderekan Mahasiswa Banjarnegara (SEMBARA)
  4. Banyumas → Paseduluran Warganing Mahasiswa Banyumas    (PERWAHAMAS)
  5. Banyuwangi → Paseduluran Lare Banyuwangi (PELANGI)
  6. Bekasi → Solidaritas Mahasiswa Bekasi (SOMASI)
  7. Blitar → Ikatan Mahasiswa Blitar di Jakarta (IMALITA)
  8. Blora → Forum Komunikasi Mahasiswa Blora (FOKMABA)
  9. Bogor → Pasundan Bogor
  10. Bojonegoro → Mahasiswa STAN Asal Bojonegoro (MAESTRO)
  11. Bondowoso → Putar Putri Gerbang MaUt (PAPIGEMA) STAN
  12. Boyolali → Forum Komunikasi Mahasiswa Boyolali (FKMB)
  13. Cianjur → Ikatan Kelurga STAN Ciamis (IMSC)
  14. Demak → Kota Wali Bersaudara (KALIBER)
  15. Brebes → Keluarga Mahasiswa STAN Daerah Brebes (KMSDB)
  16. Ciamis → Kuluwarga Nonoman Diploma Keuangan Asal Galuh (KANDAGA)
  17. Cilacap → Ikatan Mahasiswa STAN Asal Cilacap (IMSAC)
  18. Cirebon, Majalengka, Kuningan, & Indramayu → Ikatan Keluarga Gunung Jati (IKAGATI)
  19. Depok → Persatuan Mahasiswa Asal Depok Raya (PERSADA) STAN
  20. Garut → Ikatan Mahasiswa Garut (IMAGA)
  21. Jakarta → Persaudaraan Mahasiswa Jakarta (PERMATA)
  22. Jember → Ikatan Mahasiswa Jember (IMJ)
  23. Jombang → Ikatan Mahasiswa Jombang di Jakarta (IMAJJ)
  24. Karang Anyar → Ikatan Mahasiswa Karang Anyar (IMAKA)
  25. Kebumen → Paguyuban Mahasiswa STAN di Jakarta (PAMAKJA)
  26. Kediri → Keluarga Mahasiswa Kediri (KAMADIRI)
  27. Kendal → IKM Bahurekso
  28. Klaten → Persaudaraan Mahasiswa Klaten (PUSAKA)
  29. Kudus & Jepara → Ikatan Mahasiswa Kudus Jepara (IKMJ)
  30. Lamongan → Asosiasi Mahasiswa Lamongan (As-Salam)
  31. Lumajang → Mahasiswa Lumajang di Jakarta (MALTA)
  32. Madiun & Magetan → Ikatan Mahasiswa Madiun-Magetan STAN (IKAMMA STAN)
  33. Madura → Forum Silaturahmi Mahasiswa mAdura (FORSIMMA)
  34. Magelang → Ikatan Keluarga Mahasiswa Magelang (IKMM)
  35. Malang → Mahasiswa Arek Malang
  36. Mojokerto → Ikatan Mahasiswa Muslim Mojokerto (IKMB)
  37. Nganjuk → Mahanata Nganjuk
  38. Pasuruan → Mahasiswa Untung Surapati (MAHAPATI)
  39. Pati → Ikatan Keluarga Kabupaten Pati (IKKP)
  40. Pekalongan & Batang → Ikatan Keluarga Mahasiswa Pekalongn Batang (IMAKABA)
  41. Pemalang → Forum Mahasiswa Pemalang (FORMMAL)
  42. Ponorogo → Ikatan Keluarga Mahasiswa Ponorogo (IKMP)
  43. Probolingo → Keluarga Mahasiswa Probolinggo (KEMPRO)
  44. Purbalingga → Pasederekan Warganing Purbalingga (DEWANGGA)
  45. Purwodadi-Grobogan → Keluarga Mahasiswa Purwodadi
  46. Salatiga → Ikatan Keluarga Mahasiswa Salatiga (IKASA)
  47. Semarang → Ikatan Mahasiswa Semarang (IKMAS)
  48. Sidoarjo → Forum Mahasiswa Sidoarjo (FORMASI DELTA)
  49. Situbondo → Keluarga Mahasiswa Situbondo (GAMASI)
  50. Solo → Paseduluran Priyayi Solo (PASPILO)
  51. Sragen → Persaudaraan Mahasiswa STAN Sragen Asri (PERMASRI)
  52. Subang → Mahasiswa Karawang dan Subang Karawang (MAHABRATA)
  53. Sukoharjo → Ikatan Keluarga Mahasiswa Sukoharjo (IKEMAS)
  54. Sumedang → Tampomas
  55. Surabaya → Himpunan Mahasiswa Surabaya (HIMASURYA)
  56. Tangerang → Komunitas Mahasiswa STAN Tangerang (KONSTANTA)
  57. Tasikmalaya → Paguyuban Mahasiswa Diploma Keuangan Tasikmalaya (PAMADIKA)
  58. Tegal → Ikatan Mahasiswa Tegal
  59. Temanggung → Gabungan Mahasiswa STAN Temanggung (GAMATA)
  60. Tuban → Himpunan mahasiswa Putra Ronggolawe (HIMPURA)
  61. Trenggalek → Kramat Jati

 

KALIMANTAN

  1. Kalimantan                         → Mahasiswa Kalimantan (MAHAKAM)

 

SULAWESI

  1. Sulawesi Selatan              → Ikatan Mahasiswa Angin Mamiri (IMAM)

 

INDONESIA TIMUR

  1. Indonesia Timur               → PERMATA INTIM

 

Wuih, ada banyak banget organda di STAN ternyata. Wajar sih, karena memang yang kuliah di sini uh dari seluruh Indonesia.. Di organda nggak cuma untuk membina hubungan baik dengan mahasiswa dari daerah yang sma aja. Sering juga nih ada kegiatan-kegiatan yang diikuti oleh organda di STAN, seperti menunjukkan kesenian daerah masing-masing, try out untuk siswa SMA/sederajat di kampung halaman, dan lainnya…

Btw, meskipun nantinya kamu akan tergabung dengan organda, namun mesti kamu manfaatkan juga untuk cari teman sebanyak-sebanyaknya dari daerah lain. Karena mengenal perbedaan itu indah lho… Bhineka Tunggal Ika…

Namanya juga mahasiswa, biasanya nggak jauh-jauh dari yang namanya ikut organisasi. Anak STAN juga begitu. Jika nggak ada jadwal perkuliahan ataupun buat tugas, nggak ada yang namanya gabut untuk anak STAN. Banyaknya pilihan organisasi yang bisa dipilih di kampus ini, bisa jadi sarana dan wadah untuk mengolah soft skill kamu. Baik itu dalam berorganisasi, maupun menjadi jago dan mengembangakn diri sesuai minat dan bakat yang dimiliki.

Yuk  dicek apa saja organisasi yang ada di STAN..

  1. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)

Ini organisasi yang mengurus mahasiswa nih. Termasuk yang mengkoordinir kalau ada kegiatan-kegiatan seperti orientasi mahasiswa baru, dan lainnya.

  1. Badan Legislatif Mahasiswa (BLM)

Ini yang mengurus undang-undang. Ibaratnya Little DPR versi kampus STAN.

  1. Koperasi Mahasiswa (Kopma)

UKM satu ini memang beken banget. Rata-rata universitas di Indonesia pasti ada Kopma yang mewadahi siswanya untuk belajar tentang koperasi dan belajar kewirausahaan. Kopma juga bisa ditemukan di STAN.

  1. Stapala (kelompok pecinta alam)

Siapa bilang anak-anak STAN cuma sibuk belajar dan nggak suka menjelajah alam? Nih, buktinya. Stapala dipenuhi mahasiswa-mahasiswa yang senang bertualang, dan tentunya cinta pada alam.

  1. STAN English Club (SEC)

Suka cas-cis-cus pakai bahasa Inggris? Berhubung bahasa ini sudah penting banget untuk memudahkan berkomunikasi dengan warga negara lain, asyik banget untuk bisa nge-improve Bahasa Inggris di komunitas ini.

  1. KSR PMI

Yang pernah ikut kepalangmerahan, yang peduli dengan isu-isu kerelawanan, ada KSR PMI yang bakal menampung jiwa sosial mahasiswa STAN.

  1. Komunitas Budaya Asing (KBA)

Penasaran untuk belajar budaya dari negara lain? Di sini tempatnya.

  1. Sharia Accounting and Finance Forum

Sesuai dengan namanya, Forum Keunangan dan Akuntansi Syariah. Di organisasi anggotanya belajar tentang ekonomi syariah tentunya.

  1. 7SPADES

Dari namanya udah keren dan beda banget ya. Tapi ini organisasi apa sih? Organisasi ini mewadahi mahasiswa STAN yang ingin belajar dan meningkatkna kemampuan sulap mereka. Jarang banget ada komunitas sulap yang ada di kampus-kampus nih.

  1. Seni Bela Diri

Ini UKM untuk mengolah fisik nih. Btw, beladiri itu nggak cuma mengolah fisik. Tapi juga belajar seni, ketahahan, juga kesabaran.

  1. STAN Chess Interest Club (klub catur)

Nggak cuma organisasi untuk mengolah fisik. Ada juga untuk mengolah otak kamu dalam menyusun strategi nih.

  1. Al-Lughoh (kelompok studi Bahasa Arab)

Nggak cuma klub Bahsa Inggris, ada juga nih klub buat belajar Bahasa Arab.

  1. Scene (klub pecinta film)

Para pecinta film, luar maupun dalam negeri, ngumpulnya di sini nih.

  1. Organisasi Keagamaan

Ini juga banyak jenisnya. Mulai dari organisasi keagamaan Muslim, Kristen, Budha, Hindu, juga Konghucu.

  1. Kesenian

Di cabang kesenian, banyak organisasi yang bisa diikuti. Sesuai dengan passion, dan bakat yang mau dikembangkan. Untuk olah vokal, ada Vocawardana Choir. Suka main musik? STAN Music Comunity siap menerimamu. Teater Alir pun ada, yang bakal mewadahimu untuk mengolah kemampuan akting.

  1. Himpunan Jurusan

Ini dia paguyuban yang bisa mempererat hubungan teman-teman sejurusan. Baik itu seangkatan, kakak kelas, maupun adik kelas.

  1. Lainnya

Masih banyak nih organisasi lainnya. Pusat Kajian Akuntansi dan Keuangan Publik, STAN Olympic Team, STAN Capita Market Club, STAN Information Club.

 

Nah, di poin terakhir ini, kamu ngerasa penasaran nggak itu organisasi bidang apa? Tapi dari namanya sepertinya keren dan udah kebayang ya..  Daripada nebak aja, pastikan dirimu jadi STANer dulu ya Infiniters dan cari tahu langsung ke kampus STAN… 😊

Halo infiniters!

Yuk di cek jurusan yang paling favorit di kampus Aliwardhana. Ketika kamu menginginkan sesuatu, maka kamu harus memahami secara detail apa yang kamu inginkan dan bagaimana cara meraihnya.

Sejak perubahan nama STAN menjadi PKN STAN pada tahun 2015, jurusan di PKN STAN dibagi menjadi 4, dengan total 10 program studi yang terdiri dari D1, DIII, dan DIV. Nah, berikut ini adalah jurusan paling banyak diminati oleh para pejuang STAN.

  1. Jurusan Pajak

Jurusan Perpajakan merupakan jurusan yang paling banyak diminati, akan tetapi jumlah mahasiswa yang diterima tidak sebanyak jumlah mahasiswa akuntansi. Secara umum jurusan perpajakan mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan ranah pajak penghasilan (PPh), pajak pertambahan nilai dan penjualan atas barang mewah (PPN dan PPnBM), pajak internasional, dan mash banyak lagi. Akan tetapi ranah jurusan perpajakan tidak termasuk pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB P2).

  1. Jurusan Akuntansi

Jurusan akuntansi merupakan jurusan dengan jumlah mahasiswa paling banyak dibandingkan dengan jurusan yang lain dan memiliki dua prodi yaitu prodi diploma III dan diploma IV (Setara Sarjana). Jurusan ini diarahkan untuk mendidik lulusan agar memiliki kompetensi akuntansi menejerial baik secara praktikal maupun konseptual yang dibutuhkan oleh instansi-instansi dibawah Kementrian Keuangan. Lulusan dari jurusan ini diharapkan mampu melakukan proses pencatatan, klarifikasi, peringkasan, pengolahan dan pengkajian semua data transaksi serta kejadian yang berkaitan dengan keuangan. Kegiatan tersebut nantinya akan menghasilkan laporan keuangan yang menjadi dasar penentuan kebijakan bagi suatu instansi.

  1. Jurusan Kepabeaan dan Cukai

Jurusan Kepabeaan dan Cukai terdiri dari dua prodi yaitu prodi diploma I dan III. Jurusan ini menggunakan sistem pendidikan yang diterapkan semi-militer. Prodi diploma I terbuka untuk perempuan, akan tetapi prodi diploma III hanya terbuka untuk laki-laki. Jurusan ini erat kaitannya dengan ranah transaksi jual beli antar negara yaitu ekspor dan impor. Selain dari segi pengenaan pajak atas transaksi tersebut, juga mengenai persyaratan dan pengurusan izin ekspor dan impor.

  1. Jurusan Manajemen Aset

Jurusan Manajemen Aset memiliki 3 spesialisasi di bawahnya, yaitu Spesialisasi Manajemen Aset, Spesialisasi Kebendaharaan Negara, dan Spesialisasi Penilai/ Pajak Bumi dan Bangunan.

Spesialisasi Kebendaharaan Negara terdiri dari dua prodi yaitu prodi diploma I dan III. Pada dasarnya lulusan dari jurusan ini dididik untuk menjadi bendahara pemerintah yang professional. Pembelajranannya terkait dengan hal-hal perencanaan anggaran, penyusunan APBN, dan perancangan APBD, serta hal-hal yang berkaitan dengan inventarisasi asset-aset pemerintahan baik pemerintah pusat maupun daerah.

Spesialisasi Penilai/ Pajak Bumi dan Bangunan hanya memiliki satu prodi yaitu prodi diploma III. Kemampuan khusus yang dimiliki jurusan ini berhubungan dengan cara penagihan, prosedur pembayaran dan penyerahan asset sebagai kekayaan negara, serta undang-undang yang terkait keagrariaan.

Sedangkan Spesialisasi Menejemen Aset, hanya memiliki satu prodi saja yaitu prodi diploma III. Jurusan ini mulanya jurusan juruan Pengurusan Piutang Lelang Negara (PPLN) yang sejak 2015 berubah nama menjadi Menejemen Aset. Fokus utama dari menejemen asset yaitu mengurus semua hal yang berkaitan dengan inventarisasi asset-aset yang dimiliki oleh negara serta kekayaan lainnya. Sehingga kompetensi yang ditanamkan terkait dengan cara pengelolaan, penagihan serta langkah-langkah optimalisasi penggunaannya.

Nah, gimana? Sudah tahu kan ada di urutan berapa jurusan yang kamu mau?

Yuk, segera tancap gas untuk berjuang dan berusaha untuk diterima di jurusan yang kamu mau!
Sampai ketemu di Kampus PKN STAN tahun ini yaa…

Hai Pejuang STAN…

USM PKN STAN merupakana satu-satunya cara bagi kamu lulusan SMA sederajat yang ingin tercatat sebagai mahasiswa kampus kedinasan yang keren banget ini. Kamu udah tahu dong, kalau USM terdiri dari 3 tahapan tes, yaitu tes tertulis, tes kesehatan kebugaran (TKK), dan tes kemampuan darsar (TKD).

Nah, kali ini akan dibahas, gimana sih persiapan dan tips trik agar lulus TKK yang berada di tahapan kedua yang mesti kamu tahu. Nggak cuma sekedar tahu, yang paling penting kamu juga mesti mengaplikasikannya yah.. By the way, kamu udah tahu belum bagaimana prosedur TKK?

Jadi, kesehatan kamu akan dicek terlebih dahulu, seperti tinggi badan, berat badan, dan lainnya. Setelah cek kesehatan, maka kamu harus melewati tes kebugaran. Terdiri dari lari selama 12 menit, diharapkan kamu bisa mencapai 2,5 km. Selain itu juga ada shuttle run nih…

Nah, siap menerima tips dan trik untuk TKK? Baca sampai habis ya… Tips Nomor 7 nggak disangka-sangka.

  1. Hilangkan perasaan menganggap remeh TKK

Sebagian peserta tes di tahun-tahun sebelumnya, ada yang menganggap remeh tes kesehatan kebugaran ini. Hmm, jangan anggap remeh ya. Dari pengalaman, meskipun rajin olahraga sebelumnya, nggak jadi jaminan untuk lulus tes tahap 2 ini. Nah, yang udah rajin olahraga aja begitu, apalagi yang jarang olahraga. Jadi, anggap semua tahapan tes penting ya, agar porsi kamu memperjuangkannya sama-sama optimal.

  1. Latihan dari jauh-jauh hari

Banyak yang melakukan persiapan tes tertulis dengan belajar dan latihan soal dari jauh-jauh hari. Namun, juga banyak yang malas untuk latihan fisik persiapan TKK dari awal. Sebagian malah menunggu pengumuman kelulusan tes tahap 1 terlebih dahulu. Jika nama kamu tercantum di pengumuman kelulusan, barulah mulai latihan fisik. Wah, jangan sampai seperti itu ya.. Bahaya nih… Kamu mesti cari aman dengan latihan dari jauh-jauh hari. Jika kamu paksakan berlatih di wkatu mepet, takutnya ketika tes, kamu malah nggak bisa mencapai target yang ditentukan. Eits, pemanasan jangan lupa ya…

Cara latihannya, setiap minggu, kamu wajib banget lari sejauh 5 km yang itu kamu cicil bebas dalam 7 hari. Yang penting rutin. Contohnya gini, di hari ke-1 kamu lari 1 km, di hari ke-2 kamu lari 2 km, sampai hari ke-7, artinya dalam seminggu kamu sudah lari sejauh 7 km, maka target kamu tercapai!

  1. Gunakan aplikasi yang mendukung untuk latihan

Dunia makin canggih nih. Makin banyak juga aplikasi yang bisa membantu kamu saat latihan fisik untuk mengetahui data-data yang diperlukan. Seperti jumlah kalori yang terbakar, termasuk jumlah km lintasan yang telah kamu lalui. Contohnya, kamu bisa menggunakan aplikasi endomondo, run, nike+run, runtastic, dan banyak lainnya.

  1. Latihan yang konsisten

Konsisten itu perlu. Ibaratnya, saat kamu pertama kali latihan, kamu mulai dari 0. Di latihan berikutnya, kamu mulai dari 3. Begitu seterusnya. Jika tak konsisten, di latihan selanjutnya, kamu sepert memulai kembali dari 0 nih. Sebaliknya, kamu akan mengalami kemajuan dan akselerasi jika konsisten latihan.

  1. Jangan terlalu memaksakan tubuh

Saat latihan, jika kamu sudah benar-benar lelah, jangan paksakan tubuhmu. Jangan sampai kamu malah nggak bisa lari ketika hari H TKK berlangsung.

  1. Kecepatan konsisten

Nah, ini tips saat kamu berjuang di TKK nih. Saat berlari, jangan sampai kamu berhenti ya. Begitu kamu berhenti berlari, kamu akan dinyatakan gugur. Usahakan agar kecepatan larimu konsisten, meski memang tak terlalu cepat juga dari awal.

  1. Wajah jangan terlihat lelah

Ini tips lanjutannya nih. Saat TKK, usahakan wajahmu tak terlihat lelah, kamu harus terlihat bahagia dan tunjukin kalau kamu kuat! Karena kebugaranmu kan yang dinilai.

 

Sudah dapat tips dan triknya kan… Semoga 7 tips di atas bisa membuatmu berhasil saat melalui tes tahap 2 USM PKN STAN, alias Tes Kesehatan Kebugaran ya…

Jangan lelah duluan, jangan menyerah duluan. Karena kesuksesan sudah di depan matamu… Kami tunggu kamu di PKN STAN di tahun ini ya.

Ini dia tes pamungkas, Tes Kompetensi Dasar (TKD) yang merupakan tahap akhir yang perlu kamu lalui di Ujian Saringan Masuk (USM) PKN STAN, dan mengantarkan kamu ke gerbang kampus ini sebagai mahasiswanya.

Apa aja sih yang mesti kamu ketahui tentang TKD, sehingga baik sebelum dan saat ujian, kamu bisa lebih prepare lagi. Nah, siap dapat informasi? Kuy disimak..

  1. Berbasis Computer Assisted Cat (CAT) atau berbasis komputer

Jadi nantinya saat ujian, kamu nggak perlu membulat-bulatkan LJK. Begitu waktu ujian habis, kamu pun sudah bisa langsung melihat hasil nilaimu. Cepat kan… Namun untuk hasil apakah kamu lulus menjadi mahasiswa STAN atau tidak, butuh waktu dulu, karena diranking dengan nilai peserta tes sebelumnya.

  1. Pilihan berganda

Bentuk soal yang diujiankan ialah soal objektif. Akan terdapat 5 pilihan (A, B, C, D, E). Hingga jika kalian tidak tahu jawaban yang pasti, maka kalian bisa memilih yang menurut kalian paling tepat. Namun jika benar-benar nggak ada bayangan apa jawabannya, lebih baik kamu skip saja, karena ada sistem minusnya.

  1. Materi ujian: Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

Di sini, pengetahuan kamu tentang 4 pilar kebangsaan akan diuji. Apa saja ke empat pilar tersebut?

  • Pancasila
  • Undang-Undang Dasar 1945
  • Bhineka Tunggal Ika
  • Negara Kesatuan Republik Indonesia (Sistem tata negara Indonesia, baik pemerinthan pusat mupun daerah, sejarah perjuangan, sepak terjang Indonesia di dunia internasional, kemampuan bahasa Indonesia)

Banyak peserta tes yang nggak mencapai nilai mati / passing grade di bagian ini. So, siapkan dengan benar ya..

  1. Materi Ujian : Tes Intelegensi Umum (TIU)

TIU ini nggak beda jauh dengan TPA saat tes tertulis tahap 1. Yang diujikan antara lain:

Kemampuan verbal, kemampuan numerik, kemampuan berpikir logis, kemampuan berpikir analitis.

  1. Materi Ujian: Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Nah, di jenis soal ini, terdapat beberapa sikap yang akan diujikan dari pertanyaan-pertanyaan yang nantinya diujikan.

Sikap yang diuji antara lain:

  • Integritas
  • Kreativitas
  • Inisiatif
  • semangat berprestasi
  • kemampuan adaptasi
  • kemampuan mengendalikan diri
  • kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan
  • orientasi pelayanan
  • orientasi pada orang lain
  • kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain
  • kemampuan bekerjsama dalam kelompok
  • kemampuan bekerja mandiri dan tuntas
  • kemampuan bekerja sama dalam kelompok
  1. Passing Grade atau nilai mati yang mesti dicapai

Tentang Passing Grade, sudah diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 29 tahun 2016.

Berikut ketentuan passing grade untuk TKD:

  • TWK, soal berjumlah 35. Nilai penuh akan mendapat poin 175 dengan passing grade yang harus dicapai minimal 72%.
  • TIU, soal berjumlah 30. Nilai penuh akan mendapat poin 150. Sedangkan passing grade yang harus dicapai yaitu 50%
  • TKP, sama dengan TWK. Soal berjumlah 35. Jika mendapat nilai penuh, maka kamu punya 175. Untuk nilai mati atau passing grade 72%
  1. Merupakan Tes Pamungkas

TKD merupakan tahap terakhir yang mesti dilakukan dalam rangkaian USM PKN STAN. Jika kamu lulus tahap ini, maka kamu akan segera menjadi STANer.

Namun seperti yang disebutkan di atas, setelah lulus passing grade, nilai kamu akan diranking. Jika nilaimu tinggi, maka kamu berpotensi untuk lolos di pilihan program pertama yang kamu pilih. Namun tetap tenang guys, jika nggak lolos di program pertama, kamu bisa dialihkan ke program pilihan keduamu. Begitu seterusnya.

 

Nah, sudah tahu tentang hal-hal yang mesti kamu tahu tentang TKD kan Infiniters?

Persiapkan diri banget untuk tes ini ya.. Karena dirimu menjadi STANer tinggal selangkah lagi..

 

Lebihkan usahamu, lebihkan doamu. – Anonim

Halo Pejuang STAN!

Kamu sudah tahu tiga tahapan USM PKN STAN kan? Yang pertama Tes Tertulis (TPA dan TBI), selanjutnya Tes Kesehatan Kebugaran (TKK), dan yang ketiga nih, tes pamungkas, tes terakhir yang bakal menentukan apakah kamu akan jadi mahasiswa STAN atau nggak, yaitu Tes Kompetensi Dasar (TKD).

Di tahun-tahun sebelumnya banyak yang mengeluhkan bahwa banyak yang gagal di tahap ini. Sebenarnya sama aja dengan tes tahap 1 dan 2 kok. Sama-sama harus diperhatikan, sama-sama harus aware. Bedanya, jika di tes sebelumnya kamu hanya perlu untuk melewati nilai mati, kali ini kamu juga harus mengejar poin. Kenapa? Karena merupakan tes terakhir, nilaimu akan diranking dengan pejuang STAN yang lainnya. Nilai-nilai yang terbaik, itulah yang akan mengisi kuota penerimaan mahasiswa baru di STAN.

Nah, maka kamu perlu persiapkan banget nih untuk TKD. Wawasan sejarah dan wawasan kebangsaan kamu diuji di tes ini. Yuk lihat kisi-kisi materi TKD yang bisa kamu pelajari…

  1. Sejarah Kerajaan

Kamu suka cerita, baca novel, dan dongeng? Ibaratnya saat baca materi sejarah itu, kamu sedang membaca sebuah novel dengan cerita yang menarik di dalamnya. Apalagi sejarah kerajaan-kerajaan di Indonesia yang akan keluar di TKD USM STAN nantinya. Mainkan saja imajinasimu saat mempelajari Kerajaan Hindu Budha dan Kerajaan Islam yang ada di Nusantara ya…

  1. Sejarah Indonesia

Nah, sebagai warga negara Indonesia, dan sebagai calon punggawa keuangan negara, wajib tahu sejarah negerinya sendiri dong. Sejarah Indonesia menjadi materi yang diujikan di TKD. Seperti sejarah perjuangan baik sebelum maupun setelah kemerdekaan, lalu ada juga perjanjian dan konferensi dengan negara lain, hubungan Indonesia dengan negara lain, serta kejadian-kejadian pasca kemerdekaan lainnya. Seperti zaman orde baru dan reformasi.

  1. Sejarah Perang Dunia

Masa-masa kemerdekaan Indonesia tak jauh-jauh dengan sejarah perang dunia. Malah berkesinambungan. Di materi sejarah, kamu perlu mempelajari tentang kejadian, tokoh-tokoh, dan tanggal-tanggal penting ya.. Seperti pihak-pihak yang terlibat, alasan terjadinya perang dunia, dan lain sebagainya.

  1. Undang-Undang

Pasal-pasal akan keluar di materi ini. Kamu bisa mempelajari poin-poin pentingnya saja. Namun ada soal yang juga memberikan bunyi pasal, dan kamu diminta untuk mengetahui pasal nomor berapa dari yang diajukan.

  1. Pancasila

Nah, yang namanya orang Indonesia jangan sampai nggak hafal Pancasila ya guys.. Ketahui juga lambang per sila dan contoh aplikasi dari tiap sila ya.. Ini berguna banget buat menjalani hidup juga lhoo…

  1. Lembaga Pemerintahan

Lembaga seperti MPR, DPR, fungsi dan tugasnya perlu kamu cari tahu nih… Jangan lupa untuk cari tahu lembaga yang menanungi bakal calon kampus kamu ya guys. Apapalgi kalau bukan kementerian Keuangan..

 

Nah, udah tahu kan kisi-kisi TKD yang akan diujiankan di USM PKN STAN. Pelajari ya Infiniters… Semakin dekat dengan STAN. Tinggal selangkah lagi. Jangan dianggap beban ya.. Maka, agar kamu tahu pola soal seperti apa yang muncuk ketika ujian, kamu juga penting banget untuk latihan soal. Sambil belajar, juga mengasah otakmu..

 

Kamu lagi berproses nih, ibarat kata-kata bijak berikut ini,

Setiap orang yang mencoba mencapai hal besar, tanpa mereka sadari bahwa hidup adalah kumpulan dari hal-hal kecil. Connecting the dots. Hubungkan titik-titik untuk menggambar garis di hidupmu.